PLBN Sudah Dilintasi 200 Ribu Orang

PLBN Aruk

Imigrasi Kenalkan Simpen Paspor

SAMBAS – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas pada periode tahun 2019 ini juga telah menerbitkan 20.563 Paspor Republik Indonesia. Kemudian untuk layanan keimigrasian bagi WNA, sudah mengeluarkan sebanyak 9 Izin Tinggal Terbatas (ITAS) untuk Warga Negara Asing. “Kantor Imigrasi Sambas telah melakukan pemeriksaan keimigrasian lalu lintas orang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, pada periode 2019 untuk keberangkatan dan kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 199.090 pelintas, sedangkan keberangkatan dan kedatangan Warga Negara Asing sebanyak 24.068 pelintas,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas, Iwan Suwanda, belum lama ini.

Dalam penegakan hukum telah dilakukan proses penyidikan serta tindakan keimigrasian kepada 7 Warga Negara Asing berupa pendentensian dan tindakan deportasi terhadap Warga Negara Malaysia dan Taiwan. “Untuk penegakan hukum pro justitia, kami membawa ke pengadilan dua orang WNA, keduanya dari Malaysia yang melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Iwan Suwanda juga memaparkan sejumlah pencapaian kinerja selama  2019. Termasuk sejumlah terobosan yaitu dengan melakukan launching Sistem Informasi Penerbitan Paspor (SIMPEN PASPOR) pada September lalu.  “Simpen Paspor ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan paspor di Sambas dan melakukan pencegahan Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja secara non prosedural,” katanya.

Simpen Paspor memudahkan pemohon paspor untuk mendapatkan informasi status permohonan paspor. Pemohon mendapatkan notifikasi melalui WhatsApp dan SMS saat alur pendaftaran hingga paspor diterbitkan. “Dengan adanya Aplikasi Simpen Paspor ini pemohon paspor akan mendapatkan informasi dampak negatif menjadi Pekerja Migran Non Prosedural dan juga masyarakat pemohon paspor akan mendapatkan informasi melalui pesan WhatsApp dan SMS bahwa paspornya telah selesai,” kata Iwan.(fah)

error: Content is protected !!