PLN Janji Tinjau Desa Gulita

DIABADIKAN BERSAMA: Bupati Citra Duani diabadikan bersama Manajer PT. PLN UP3 Ketapang, Sanggam Robaga Parsaoran S, saat kunjungan khusus Bupati ke Kantor PLN di Ketapang, belum lama ini. PROKOPIM FOR PONTIANAK POST

SUKADANA – Manager PT. PLN UP3 Ketapang, Sanggam Robaga Parsaoran S, berjanji akan segera turun ke beberapa kecamatan dan desa yang belum teraliri jaringan listrik di Kabupaten Kayong Utara. Janji tersebut disampaikan dia saat menerima kunjungan Bupati Kayong Utara Citra Duani ke Kantor PT. PLN UP3 Ketapang di Ketapang, belum lama ini.

“Kami selaku pihak PT. PLN akan segera menindaklanjuti permasalahan listrik di Kayong Utara serta akan segera turun ke beberapa kecamatan dan desa yang dimaksud, dan selanjutnya kami akan berkonsultasi dengan pimpinan serta berusaha semaksimal mungkin untuk menuntaskan secara bertahap permasalahan listrik di Kayong Utara,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan tersebut, Bupati Citra Duani mengungkapkan keprihatinannya atas terbatasnya ketersediaan jaringan listrik di wilayah yang dipimpinnya. Bahkan, dia menambahkan, sebagian besar terdapat kawasan yang belum terjangkau aliran listrik di daerah kepulauan. Bahkan, diungkapkan dia, beberapa desa yang ada di Kecamatan Kepulauan Karimata, Pulau Maya, Seponti, Simpang Hilir, serta Sukadana, pun demikian.

Menurut Bupati, permasalahan jaringan listrik tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sebelum terbentuknya Kabupaten Kayong Utara. “Permasalahan listrik yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan oleh PT. PLN ini sebenarnya sudah berlangsung lama, bahkan sebelum pemekaran Kabupaten Kayong Utara. Khususnya di Kecamatan Kepulauan Karimata yang terdiri dari tiga desa dan sepuluh dusun serta enam pulau besar yaitu Pulau Pelapis (ibukota kecamatan), Meledang, Padang, Kelumpang, Betok, dan Serutu yang berbatasan langsung dengan Bangka Belitung hingga saat ini sama sekali belum ada jaringan listrik PLN. Begitu pun di Desa Sungai Sepeti, Kecamatan Seponti; Desa Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir; dan beberapa desa terpencil lainnya yang ada berada di Kayong Utara,” kata Citra.

Bupati juga mengatakan bahwa di Kecamatan Pulau Maya jaringan listrik sudah masuk, namun hanya bisa melayani di malam hari saja. Sementara, dia menambahkan, pada siang hari selama 12 jam tidak terlayani, sehingga pihak PLN diharapkan segera bisa mengatasi permasalahan tersebut.

“Saya minta kepada Pimpinan PT. PLN agar sesegera mungkin dapat mengatasi permasalahan tersebut, karena ini menyangkut infrastruktur dasar yang paling hakiki, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Hal ini guna untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat serta mengimplemantasikan gerakan Bersih Bersinar yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara,” ujar Bupati

Kemudian dalam rangka pelaksanaan MTQ V yang dipusatkan di Kecamatan Pulau Maya pada 27 September sampai dengan 1 Oktober, Bupati berharap kepada PLN agar selama kegiatan berlangsung, listrik bisa dioperasikan selama 24 jam. (dan/prokopim)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!