Pochettino Protes Bursa Transfer Ditutup Lebih Cepat

London – Mauricio Pochettino protes terkait bursa transfer Liga Inggris yang ditutup lebih cepat. Manajer Tottenham Hotspur itu mengaku timnya terancam dirugikan.Bursa transfer Liga Inggris ditutup sejak 8 Agustus 2019. Penutupan itu dilakukan sebelum kick off perdana Liga Inggris 2019/2020 dimulai.

Penutupan bursa transfer Liga Inggris musim ini juga lebih cepat ketimbang Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Jerman dan Liga Prancis, yang ditutup serentak pada 2 September 2019.Situasi itu, menurut Pochettino, terancam merugikan tim. Pasalnya, ia khawatir tim-tim Inggris terancam kehilangan bintangnya ke liga lain.

Padahal menurut Pochettino, pemain bintangnya akan diandalkan di kompetisi Eropa seperti Liga Champions dan Liga Europa. Karena itu, ia mendesak bursa transfer Liga Inggris juga ditutup serentak dengan liga-liga lain. “Saya tidak dalam posisi yang setuju, tapi pada saat ini mereka meyakini itu yang terbaik untuk klub. Tapi, saya pikir bos [Daniel Levy] dan banyak orang sekarang merasa ini adalah kesalahan besar,” kata Pochettino, seperti dilansir Reuters.

“Saya harap kami bisa menyelesaikan masalah ini musim depan. Kami perlu meninjau dan bergerak sama dengan mereka yang berada di Eropa, sebab saya pikir ini masalah yang besar ketika harus bersaing di Liga Europa atau Liga Champions.”

“Tim-tim langganan Liga Champions bisa menghadirkan masalah bagi kami dan jelas saya tak senang sebagai pelatih yang dalam tiga pekan terakhir klub-klub Eropa bisa mengusik ketenangan anda. Bagi saya, itu tidak masuk akan dan kita harus meninjaunya,” ujar Pochettino.Disisi lain Mauricio Pochettino mengakui Tottenham Hotspur masih mungkin kehilangan pemain topnya di bursa transfer musim panas. Christian Eriksen kah?Belanja Spurs memang sudah selesai seiriing bursa transfer musim panas Premier League yang ditutup 8 Agustus lalu. Spurs mendatangkan dua pemain di saat deadline, yakni Ryan Sessegnon dan Giovani Lo Celso.

Sebelumnya, Spurs sudah merekrut Tanguy Ndombele yang memecahkan rekor transfer klub. Meski demikian, Spurs bukannya bisa tenang menghadapi musim 2019/2020. Sebab di kompetisi lainnya, seperti Spanyol dan Italia, bursa transfer masih dibuka. Bahkan Laliga baru akan tutup 2 September. Dengan kondisi ini, maka Spurs masih bisa kehilangan pemain.

Salah satu yang kencang diisukan akan pergi adalah Eriksen. Gelandang serang asal Denmark itu tinggal menyisakan kontrak setahun dan Real Madrid dikabarkan ingin merekrutnya. Madrid yang butuh sosok playmaker baru di timnya siap membayar 65 juta euro untuk Eriksen. Indikasi transfer itu makin kuat setelah Pochettino menyebut klub masih mungkin menjual pemainnya.

“Saya rasa ini bukan alasan. Saya tidak akan mengeluh soal situasi yang ada, cuma ingin menjelakan saja. Tentu saja kami masih harus menunggu untuk melihat apa yang bakal terjadi dengan skuat kami. Mungkin beberapa pemain masih berpeluang untuk pergi,” ujar Pochettino di Sportskeeda.

“Sebab skuat kami masih mungkin ditinggal beberapa pemain. Mungkin saja tidak ada yang pindah. Kondisi yang membuat segalanya masih terbuka. Pasar di Eropa menyulitkan cara kerja kami dan dalam situasi saat ini benar-benar tidak membantu staf pelatih untuk membuat kondisi yang bagus,” sambungnya.(int)

Read Previous

Manfaatkan Tanda Tangan Digital

Read Next

Protect Your Self!

Tinggalkan Balasan

Most Popular