Pohon Durian Unggul Jangan Ditebang, Bibitnya akan Diperbanyak

OLAHAN DURIAN: Peserta mengikuti lomba olahan makanan durian di Festival Durian Bumi Khatulistiwa, Minggu(25/8) di Halaman Parkir A Yani Mega Mall. HARYADI/PONTIANAKPOST

Dari Kontes Durian Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019

Sebanyak 181 durian ditandingkan dalam Kontes Durian pada ajang Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019, bertarung untuk menjadi yang paling unggul. Setelah melalui penilaian tim juri, kontes yang digelar pada Sabtu (24/8), menelurkan enam peserta dengan nilai terbaik. Durian kunyit asal Desa Sebongkah berhasil meraih nilai tertinggi dalam kontes tersebut.

Enam orang kontenstan dipanggil untuk naik ke atas panggung utama. Mereka adalah pemenang dalam Kontes Durian pada ajang Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019. Masing-masing mereka membawa pulang hadiah uang jutaan hingga puluhan juta rupiah. Hadiah secara simbolis diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Minggu (25/8). Mengalahkan 180 durian, Juara I diraih oleh Slimin, pemilik durian kunyit, asal Desa Sebongkah, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Si pemilik berhak membawa uang hadiah sebesar Rp50 juta. Ditemui usai pembagian hadiah, Wawan, yang mewakili Slimin mengaku, durian kunyit memiliki cita rasa yang enak. Durian ini bahkan sudah memiliki konsumennya secara khusus.

“Biasa durian kami sudah ada pembelinya sendiri, biasanya para pejabat,” kata Wawan. Diakuinya, pohon durian kunyit di desanya tumbuh subur. Satu pohon dapat berbuah sekitar 100 buah lebih pada saat musim durian tiba. Sementara Juara II dan Juara III, masing-masing diraih oleh ;Walujan Tjin, dari Desa Parit Serong Kecamatan Teluk pakedai, Kabupaten Kubu Raya; M Mande, dari Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Keduanya, masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp20 juta dan Rp10 juta.

“Kontes Durian ini adalah langkah awal yang positif dalam mengembangkan durian. Saya harap pemerintah lebih mempromosikan buah ini,” ungkap Walujan Tjin, pemilik pohon durian tupai king. Salah satu juri Kontes Durian, Karim Aristides, mengungkapkan, kriteria durian terbaik dinilai dari warna daging, ketebalan, seratnya, keadaan daging, cita rasa, hingga kelezatannya. Dia menilai, durian kunyit layak meraih juara pertama karena hampir seluruh kriterianya, nyaris sempurna.

“Durian kunyit itu boleh dikatakan hampir mendekati sempurna, karena itu pantas menjadi pemenang pertama,” kata Karim. Gubernur Sutarmidji, usai pembagian hadiah menuturkan, pohon durian yang bervarietas unggul, selanjutnya, akan dikembangkan guna menghasilkan bibit yang banyak. Karena itulah, pohon-pohon tersebut harus dijaga dan dirawat, serta tidak dijual. “Jangan sampai mau dicurangi orang yang mau beli pohonnya dengan harga mahal, namun habis itu pohonnya malah ditebang,” kata dia.

Orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan, festival durian yang digelar kali ini tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai jual dari durian lokal. Menurutnya, masyarakat harus dikenalkan dengan durian lokal yang sebenarnya lebih unggul bila dibandingkan dengan durian dari luar Kalbar. Hanya tinggal nanti pengembangan komoditas dilakukan dengan tata kelola tanam dan perawatan yang baik, sehingga menghasilkan kualitas yang baik pula.

“Bagaimana nanti kita buat dagingnya durian lebih tebal 2-3 cm. Saat ini rata-rata dagingnya cuma satu cm, dan bijinya besar,” ucap dia. Ke depan, pihaknya bersama stakeholder terkait, akan melakukan pendataan dan pemetaan daerah-daerah yang cocok untuk ditanami durian unggul. Harapnnya, komoditas ini dapat didorong dalam skala yang lebih besar, yakni skala industri. Gubernur pun berjanji akan menyiapakan ribuan hektare lahan untuk mengembangkan komoditas tersebut. Namun tentu saja, untuk mewujudkan hal ini, diperlukan investor yang berkenan menanamkan modalnya.

“Untuk memudahkan para investor ini, maka kita perlu punya data, daerah mana yang dapat ditanam durian. Misalnya, durian jenis ini produktivitasnya per pohon berapa, kalau dikelola secara industri berapa nanti hasilnya. Data-data tersebut bagi investor sangat penting,” pungkas dia. (sti)

Read Previous

Lama Menderita Sakit, Tak Pernah Dapat Bantuan

Read Next

Berperan Bangun Landak

Tinggalkan Balasan

Most Popular