Polda Bidik Korupsi di KKU

JALAN: Kondisi ruas jalan Desa Kamboja Baru, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara yang sedang dibangun. Pembangunan jalan tersebut menelan biaya Rp 5,7 miliar. ISTIMEWA

PONTIANAK – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tengah membidik adanya indikasi korupsi dalam proyek peningkatan ruas jalan Dermaga Kamboja Baru, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara.

Jalan Kamboja Baru merupakan jalan yang menghubungkan Kecamatan Pulau Maya ke ibu kota Kabupaten Kayong Utara (Sukadana),  melalui Kecamatan Teluk Batang. Dalam pelaksaan pembangunan ruas jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp 5,7 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kayong Utara 2018, itu diduga bermasalah. Sejumlah saksi, termasuk pelaksana proyek telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi mengatakan, saat ini, pihaknya telah mengumpulkan bukti pendukung adanya indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut.“Masih dalam tahap proses penyelidikan, mas. Kita masih mengumpulkan bukti-bukti pendukungnya,” ujar Mahyudi saat dikonfirmasi Pontianak Post, kemarin.

Kendati demikian, pihaknya masih enggan menyampaikan informasi secara rinci terkait perkara yang sedang ditangani itu. Berdasarkan informasi, dalam waktu dekat ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus akan memanggil beberapa saksi, termasuk saksi ahli untuk mengecek lapangan. “Pelaksana proyeknya sudah diperiksa. Dalam waktu dekat ini akan memanggil Bappeda dan saksi ahli dari ITB untuk cek lapangan,” kata salah satu sumber kepada Pontianak Post.

Proyek Peningkatan ruas jalan Dermaga Kamboja Baru, Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara (KKU) tersebut dilaksanakan oleh PT. Gemilang Nusa Prakasa berdasarkan lelang nomor: 028-UM/POKJA/LP-ULP-61.11/V/2018 tanggal 31 Mei 2018.

Sementara, terkait dugaan korupsi proyek peningkatan ruas Jalan Kamboja Baru, Kecamatan Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara, senilai Rp5,7 miliar, Gerakan Anti Suap dan Korupsi (Gasak) mengapresiasi kinerja Krimsus Polda Kalbar yang telah menangani kasus tersebut. “Jika memang sudah terindikasi dan terbukti terdapat kerugian negaranya, saya kira tidak perlu ragu-ragu meningkatkan statusnya ke tahap penyidikan,” kata Sekjen Gasak Hikmat Siregar.

Menurut Siregar, dampak dari tindak pidana korupsi sangat mengganggu keuangan negara sekaligus menghambat pertumbuhan ekonomi pembangunan baik di pusat maupun di daaerah. Untuk itu, pihaknya meminta penyidik untuk memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat.

“Saya kira dengan anggaran sebesar ini dan jika kualitas pekerjaan abal-abal tidak tertutup kemungkinan masyarakat akan marah, artinya lalulintas jalan yang mereka harapkan tidak fungsional,” katanya.
“Saya berharap penyidik betul-betul menempatkan hukum sebagai panglima demi menyelamatkan keuangan negara,” sambungnya.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dians Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kayong Utara Rahadi mengatakan, pembangunan ruas Jalan Kamboja baru merupakan salah satu prioritas Kabupaten Kayong Utara untuk menghubungkan kecamatan Pulau Maya ke  Ibu Kota Kabupaten Kayong Utara  melalui Kecamatan Teluk Batang.

Saat ini, kata Rahadi, pengerjaan jalan tersebut baru sampai tahap pondasi bawah dan masih ada beberapa tahapan lagi terhadap konstruksi sampai dengan finishing (lapisan aspal). “Ini baru tahap awal. Karena masih ada beberapa tahapan lagi sampai finishing atau lapisan aspal,” katanya saat dihubungi Pontianak Post.

Dikatakan Rahadi, perkembangan ruas jalan tersebut tetap akan dilanjutkan sesuai dengan mekanisme yang ada. Sementara terkait indikasi masalah terhadap pengerjaan proyek itu, menurut Rahadi, harus dibuktikan dengan hasil pemeriksaan yang bisa dipertanggung jawabkan secara teknis.

“Untuk mengetahuinya saya menyarankan agar menanyakan langsung kepada PPK. Karena yang bersangkutan yang memegang dokumen laporan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga audit resmi pemerintah ada dengan PPK,” pungkasnya. (arf/dan)

Read Previous

Pemkab Landak Kerjasama dengan IKA PATA

Read Next

Kalbar Resmi Miliki Wakapolda Baru

Tinggalkan Balasan

Most Popular