Polisi Limpahkan Mobil Mewah Ilegal Asal Malaysia

MOBIL MEWAH: Satuan Reskrim Polres Bengkayang menyerahkan barang bukti berupa mobil sedan Chevrolet jenis Chevelle SS kepada Bea Cukai, Kamis (22/8). Foto: Dok Polres Bengkayang

PONTIANAK – Polres Bengkayang melimpahkan dua unit mobil mewah ilegal asal Malaysia ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai, Jagoi Babang, Kamis (22/8). Dua unit mobil mewah ilegal asal Malaysia itu, yakni sedan Chevrolet jenis Chevelles SS warna biru tua dan sedan Ferrari warna merah. Kedua unit barang bukti itu, diterima langsung oleh Kepala Seksi Penindakan, Satriyanto.

Kapolres Bengkayang, AKBP Yos Guntur Yudi FS, melalui Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Michael Terry Hendrata mengatakan, pengungkapan penyelundupan sedan Chevrolet jenis Chevele SS itu, berlangsung pada Selasa 5 Maret 2019.

Dia menjelaskan, saat itu didapat informasi bahwa akan ada masuk ke Wilayah Indonesia kendaran roda empat yang diduga ilegal berasal dari Negara Malaysia. “Berdasarkan informasi kami langsung melakukan penyisiran di Jalan Raya menuju arah Perbatasan Jagoi Babang. Sekitar pukul 22.00 dilakukan Pengejaran terhadap mobil sedan yang dimaksud dari arah Ledo,” kata Michael.

Dia menerangkan, kemudian pada saat di daerah Lumar Kabupaten Bengkayang, Tim sempat kehilangan jejak. Tetapi setelah ditelusuri, mobil tersebut diendapkan dan ditemukan telah terparkir di Belakang rumah salah seorang Warga di dekat simpang Jelatok Kecamatan Lumar. “Kemudian mobil tersebut dibawa ke Polres untuk penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Selang beberapa minggu kemudian, lanjut Michael, tepatnya pada Jumat, 3 Mei 2019 sekitar pukul 19.00, kembali diamankan satu unit Mobil sedan merk Ferrari warna merah yang diangkut menggunakan truk dengan nomor polisi KB 8976 SL.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang kendaraan itu, kami melakukan pengejaran dan dapat dihentikan di Jalan Sanggau Ledo tepatnya depan Kuburan Cina Bongja,” ungkapnya.

Dia menerangkan, setelah dilakukan pengecekan, didapatkan truk tersebut membawa satu unit sedan Ferrari warna Merah yang dicat hitam kusam untuk mengelabui bahwa mobil tersebut adalah mobil jelek/ rongsokan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dia menambahkan, yang membawa truk yakni Nanang dan Florentinus menerangkan bahwa mereka mendapatkan mobil tersebut dari Jagoi Babang, tepatnya di jalan Negara yang langsung dipindahkan dari truk Malaysia, dan masuk ke wilayah Indinesia melalui Jalan Tikus Perkebunan Sawit. (adg)

Read Previous

Kalbar Resmi Miliki Wakapolda Baru

Read Next

Karhutla 714 Ha Hangus

Tinggalkan Balasan

Most Popular