Polisi Menangkap Pemilik Ganja Kiriman dari Medan

Kedua tersangka pemilik ganja seberat 427 gram saat diperiksa penyidik Direktora Reserse Narkoba Polda Kalbar. (Istimewa)

Terungkap Berkat Informasi dari Petugas Ekspedisi

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar kembali mengamankan dua orang pemilik narkoba jenis ganja seberat 427 gram. Pelaku ditangkap saat mengambil barang kiriman di kantor jasa pengiriman barang, Selasa (9/6) siang.  

Arief Nugroho, Pontianak

Terungkapnya kepemilikan narkotika jenis ganja dengan berat hampir setengah kilogram itu bermula saat anggota Direktorat Resnarkoba Polda Kalbar mendapatkan informasi dari petugas jasa ekspedisi yang mencurigai isi paket yang berisikan barang yang mencurigakan

Dari informasi tersebut, Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar dibawah pimpinan AKBP Nurwignyo langsung melakukan penyelidikan ke kantor ekspedisi yang berada di Parit Haji Husin II Kecamatan  Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap pria berinisial BT (27), seorang mahasiswa yang berdomisili Jalan Tanjungpura, Pontianak Selatan.

“Kami berhasil penangkap pelaku berinisial BT saat mengambil paket,” ujar Direktur Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Yohanes Hernowo.

Berdasarkan pengakuan BT, dirinya disuruh rekannya yang berinisial SW alias EI (27) warga Jalan Cendana Kec Pontianak kota. Saat ini, Polisi sudah mengamankan kedua pemuda berserta barang bukti yang di antaranya satu bungkus besar narkotika  jenis ganja dengan berat bruto 427 gram, satu unit mobil merk Honda HRV warna hitam bernopol KB 1107 OR, 3 unit HP dan satu buku tabungan milik SW alias EI.

Saat ini polisi juga sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut kasus ini, dengan membawa ke laboratorium untuk uji barang bukti, karena pengakuannya narkotika jenis Tamanan ini selain di gunakan sendiri oleh mereka berdua dan juga diedarkan serta sudah lebih satu kali melakukan transaksi.

Sebelumnya, polisi juga menangkap seorang perempuan berinisial EP (32), warga Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota terkait kepemilikan narkoba dalam jumlah besar, Jumat (5/6). Penangkapan wanita tersebut merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya di mana petugas menangkap AS warga kota Singkawang yang akan membawa dua ons lebih narkotika jenis sabu ke Singkawang pada Jumat (5/6) malam. Penangkapan AS dilakukan di wilayah Pontianak Timur.

Berbekal keterangan dari pelaku AS ini, polisi berhasil menangkap EP, seorang wanita berparas ayu, dengan barang bukti empat bungkus sabu-sabu dan 3.367 butir pil ekstasi bermerk S.  Ribuan butir ekstasi itu dikemas dalam empat kantong plastik, Yakni, bungkus pertama berisi 1.082 butir, bungkus kedua berisi 986 butir, bungkus ketiga berisi 897 butir dan bungkus terakhir berisikan 402 butir.

Petugas dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar juga menyita satu karung beras yang digunakan untuk menyimpan narkoba tersebut. Selain itu, satu unit smartphone dan tas ransel.

Direktur Resnarkoba Polda Kalbar Kombes Pol Yohanes Hernowo menegaskan,  pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan penyidikan terkait kasus narkotika dengan barang bukti sekitar 4 ons sabu dan 3367 butir pil ekstasi tersebut.  “Masih kita kembangkan dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kombes Pol Yohanes Hernowo, kemarin.

Dikatakan Hernowo, saat ini kedua tersangka AS dan EP berserta barang bukti narkoba sudah diamankan, dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pengembangan kasus ini, kata Hernowo, tentunya bersumber dari keterangan dan informasi yang di peroleh anggota serta penyelidikan yang dilakukan.  “Barang bukti narkotika akan kita uji BPOM, yang pasti akan kita kembangkan, karena kedua tersangka yang diamankan sudah sebut satu nama yang saat ini identitasnya sudah kita kantongi dan segera akan dilakukan penyelidikan,” tegasnya.

Yohanes menjelaskan, terungkapnya bermula adanya informasi akan ada pengiriman narkoba dari Pontianak ke Singkawang. Berbekal informasi ini petugas di lapangan langsung melakukan penyelidikan. “Akhirnya tertangkaplah AS dengan barang bukti sabu sekitar dua ons lebih pada Jumat malam di kawasan Pontianak Timur,” kata Yohanes.

Setelah itu, petugas melakukan pengembangan penyelidikan dan akhirnya menangkap seorang perempuan berinisial EP di sebuah komplek perumahan di Jalan Danau Sentarum, Pontianak Kota.

“Saat digeledah, ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu berat bruto sekitar dua ons dan 3367 butir pil ekstasi warna pink,” ujarnya. (arf)

error: Content is protected !!