Polisi Sita Puluhan Motor Curian

MOTOR CURIAN: Polisi memperlihatkan sejumlah sepeda motor hasil curian di Mapolrestas Pontianak, Selasa (15/9). Sebanyak 23 motor curian itu berhasil diamankan dari para pelaku. ADONG EKO/PONTIANAK POST

PONTIANAK – Polisi berhasil mengungkap tempat penampungan motor curian di Gang Catur Jaya,  Jalan Putri Candra Midi, Kecamatan Pontianak Kota. Hasilnya sebanyak 23 unit motor disita. Motor-motor tersebut ditemukan sudah dalam keadaan dibongkar dan tanpa plat kendaraan dengan tujuan agar tidak diketahui pemiliknya.

Kapolreta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan selain mengungkap tempat penampungan motor curian itu, pihaknya juga berhasil menangkap 10 orang pelaku. Enam di antaranya merupakan penadah dan empat lainnya adalah pelaku pencurian.

Komarudin menuturkan, pengungkapan tempat penadah motor curian tersebut, merupakan kerja luar biasa dari jajarannya. “Seluruh motor yang disita merupakan hasil kejahatan tiga bulan terakhir di 12 tempat kejadian,” kata Komarudin, Selasa (15/9).

Komarudin menerangkan, berdasarkan keterangan pelaku, puluhan motor itu hasil curian mereka selama tiga bulan terkahir. Dimana dari data yang ada motor tersebut dilaporkan hilang pada  bulan juli satu kasus, Agustus satu dan September sepuluh kasus.

Menurut Komarudin, pelaku terbilang terorganisasi ketika melancarkan aksinya. Mereka bekerja berkelompok, paling sedikit dua orang. Nantinya, kelompok ini akan menulusuri lokasi-lokasi yang terdapat kendaraan tidak dikunci stang.

Ketika sudah mendapatkan target, lanjut dia, motor dicuri kemudian satu di antara pelaku akan mendorong motor tersebut dengan cara distep dan membawanya ke lokasi penampungan. “Cara-cara ini terbilang cukup mulus dan mampu mengelabui masyarakat, terbukti dengan tidak ada satupun dari mereka yang ketahuan saat beraksi,” tuturnya.

Komarudin mengatakan, setelah motor berhasil dibawa ke tempat penampungan, para pelaku ini kemudian melakukan penawaran kepada masyarakat yang ingin membeli motor tanpa identitas melalui aplikasi chat. Sambil menunggu pembeli, pelaku lebih dulu membawa motor ke bengkel langganan untuk dibongkar kunci kontaknya dan diganti dengan yang baru.

“Keterangan seorang pelaku bernama Kamarudin, setidaknya ada dua bengkel yang menjadi langganan dirinya, yakni bengkel yang berada di jalan Sepakat 2 Ahmad Yani dan bengkel di Pasar Dahlia,” ungkapnya.

Komarudin menyebutkan, pengungkapan ini berawal dari adanya laporan polisi 8 September 2020 lalu. Dimana warga  di Jalan Tanjung Raya II, kecamatan Pontianak Timur kehilangan motor.

Komarudin melanjutkan, dari laporan itu, pihaknya berhasil mengamank dua orang pelaku, masing-masing berinisial GN dan RG. Hasil pengembangan kembali dudapati dua pelaku yang berperan sebagai penadah yakni BY dan KM. Dan hasil pengembangan selanjutnya didapati empat lagi pelaku utama dan dua orang penadah. “Saat ini ada enam motor lagi yang sudah dijual oleh para pelaku di wilayah Sintang, Sanggau dan Sambas,” ucapnya.

Komarudin mempersilahkan masyarakat yang merasa kehilangan motor dapat mengambil kendaraan tersebut ke Polresta untuk dipakai pinjam. Syaratnya hanya dengan membawa bukti pemilikan. (adg)

loading...