Polres Gelar Simulasi Terpadu Tanggulangi Karhutla

SEMPROT AIR: Para petugas mengikuti simulasi terpadu penanganan Karhutla di Mapolres Landak, Rabu (24/7). MIFTAH/PONTIANAKPOST

NGABANG – Api tiba-tiba membesar. Sejumlah masyarakat serta petugas dari Polri dan TNI, melakukan upaya pemadaman. Selain menggunakan tongkat kayu, api dipadamkan dengan menggunakan alat berupa tabung pemadam. Kemudian, mobil PMK datang dan api dengan cepat bisa dipadamkan.

Begitulah skenario yang disusun saat Polres Landak menggelar simulasi terpadu dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Mapolres Landak, Rabu (24/7). Kegiatan itu melibatkan gabungan Instansi seluruh Kabupaten Landak. Dalam simulasi digambarkan adanya hutan yang terbakar. Petugas pun berjibaku memadamkan api dengan peralatan yang ada.

Kapolres Landak, AKBP Bowo Gede Imantio mengatakan simulasi itu dilakukan agar semua pihak memiliki dasar kemampuan menanggulangi api saat Karhutla terjadi. Apalagi Landak memiliki hutan yang cukup luas. Landak juga menjadi salah satu Kabupaten yang rawan terjadi kebakaran hutan.
“Karena memang setiap tahun pasti masyarakat melaksanakan kegiatan pembakaran lahan dengan tujuan membuka

ladang maupun sawah atau perkebunan, yang mana kebakaran tersebut dapat membuat menurunnya kesehatan masyarakat, menggangu aktivitas belajar anak di sekolah maupun menghambat transportasi penerbangan maupun di darat ,” ujar Bowo saat Apel Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Bina Karuna Kapuas 2019.

Di Kabupaten Landak sendiri masih terdapat beberapa titik hutan yang rentan terjadi kebakaran. Karena itu Bowo berharap, simulasi itu menambah tingkat kewaspadaan semua elemen masyarakat. “Semua pihak harus bisa berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Menurutnya Polres Landak siap bersinergi dengan Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dalam mengantisipasi dan menanggulangi terjadinya karhutla di tahun ini. Dengan upaya Preemtif yakni pemetaan Hotspot, himbauan dan sosialisai tentang bahaya karhutla. “Preventif yakni melaksanakan patroli bersama, mendatangi TKP dan melakukan pemadaman bersama,” tambahnya. (mif)

Read Previous

Lahan Bekas PETI yang Terabaikan

Read Next

Wabup Hadiri Wisuda STT ATI

Tinggalkan Balasan

Most Popular