Polres Mempawah Ringkus 12 Pelaku Kejahatan Konvensional  

SAMPAIKAN HASIL: Kapolres Didik Dwi Santoso saat memimpin press release Operasi Panah 2019.

Polres Mempawah Rilis Ops Panah 2019

MEMPAWAH – Polres Mempawah sukses melaksanakan Operasi Panah 2019 yang berlangsung sejak tanggal 7-23 September lalu. Hasilnya, polisi meringkus 12 pelaku kejahatan konvensional. Petugas turut mengamankan berbagai jenis barang bukti dari pengungkapkan 13 laporan dalam operasi tersebut.

“Total ada 12 tersangka yang kami amankan dari berbagai TKP di wilayah hukum Polres Mempawah maupun wilayah hukum lainnya seperti Polsek Sungai Duri dan Polres Landak. Saat ini, hanya ada 6 tersangka yang kami tampilkan dalam kegiatan (press rilis) ini,” terang Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik didampingi sejumlah perwira Polres Mempawah, Kamis (26/9) siang di Mapolres Mempawah.

Didik menjelaskan, pelaksanaan Ops Panah 2019 menitik beratkan pada tiga aspek kejahatan atau tindak kriminalitas. Yakni, pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).

“TKP ada di Polsek Siantan, Polsek Perairan, Polsek Toho, Sungai Pinyuh, Anjongan dan lainnya. Menyebar hampir diseluruh wilayah hukum di Polres Mempawah,” paparnya.

Bahkan, lanjut Kapolres, dari pendalaman dan pengembangannya kemungkinan akan ada penambahan TKP dari para pelaku yang sudah diringkus. Sebab, petugas mendapati beberapa tersangka yang melakukan kejahatan konvensional di sejumlah lokasi berbeda.

“Untuk TKP lain masih dalam pengembangan. Kita tidak berhenti sampai disini saja, melainkan terus kami dalami kasus-kasus yang dilakukan para tersangka ini. Nanti akan kami sampaikan kepada publik hasilnya,” ujar Kapolres.

Lebih jauh, Kapolres menguraikan sejumlah barang bukti yang diamankan petugas dari pengungkapan 13 laporan kepolisian itu. Diantaranya, 1 unit mobil truk, 3 unit handphone, 3 unit sepeda motor, tas, senapan angin, lampu, tabung gas dan lainnya.

“Dari 12 tersangka ini, ada yang memang berstatus resedivis. Namun, ada pula pelaku yang kerap melakukan tindak pencurian di berbagai lokasi akan tetapi baru kali ini bisa diringkus petugas,” aku Kapolres.

Untuk itu, Kapolres menghimbau seluruh elemen masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kehatian-hatian. Kapolres berharap masyarakat dapat menjadi ‘polisi’ untuk dirinya sendiri. Baik itu menjaga keamanan diri sendiri, lingkungan, tempat tinggal hingga harta benda.

“Terlebih untuk para ibu-ibu agar lebih memperhatikan penampilannya. Hendaknya tidak memakai perhiasan yang berlebihan saat bepergian. Sebab, tindakan ini dapat mengundang aksi kejahatan. Lindungi diri dan selalu waspada terhadap berbagai ancaman disekitar kita,” pesan Kapolres mengingatkan.(wah)

Read Previous

Imam Penuhi Panggilan KPK, Siap Menerima Takdir

Read Next

Kedepankan Kearifan Lokal

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular