Portal Jalan menuju Karangan Resmi Beroperasi, Cegah Truk Kelebihan Muatan Melintas  

DIOPERASIKAN: Dishub Landak mengoperasikan portal jalan di Dusun Sukamaju Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kamis (12/3).

NGABANG – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perhubungan kembali memasang portal jalan untuk mencegah truk kelebihan muatan. Portal jalan kembali dipasang di ruas jalan Di Dusun Sukamaju Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu Kamis (12/3).

Pada hari itu pula dilaksanakan serah terima kunci portal dan pengoperasiannya kepada Camat Mempawah Hulu. Sekaligus menjadi ajang uji coba dan sosialisasi mengenai kendaraan over dimensi dan over loading kepada pengguna jalan terutama truk yang akan melintas di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Landak, Jaya Saputra mengatakan, pengoperasian portal jalan tersebut berdasarkan pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, PP No. 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Permen Perhubungan No. 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan, dan Keputusan Bupati Landak No. 550/316/HK-2019 Tentang Penetapan Titik Pemasangan Portal di Ruas Jalan Kabupaten Landak.

“Tinggi kendaraan yang diperbolehkan melewati ruas jalan yang sudah dipasang portal adalah 3 meter, dengan muatan maksimal 8 ton,” tambahnya. Dalam kondisi tertentu atau darurat, kata dia, portal dapat dibuka dengan terlebih dahulu menginformasi kepada pihaknya atau Kecamatan Mempawah Hulu yang ditunjuk menyimpan Kunci Portal.

“Surat permohonan ini diserahkan ke Kecamatan Mempawah Hulu, Kemudian pihak Kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Kab. Landak untuk mengeluarkan ijin layak jalan tersebut,” katanya.

Camat Mempawah Hulu dalam sambutannya mengucapkan terimaksih kepada Dinas Perhubungan atas telah dioperasikannya portal jalan tersebut. “Semoga dengan dilaksanakannya pengoperasian portal jalan tersebut dapat mengurangi dan mencegah kerusakan jalan,” kata Priscilla Angela. Ia pun mengajak warga untuk bersama-sama untuk menjaga portal tersebut. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga fasilitas tersebut apabila ada perusakan kembali segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda Zulianto mengharapakan kerja sama dari semua pihak untuk bekerja sama dan menjaga portal jalan tersebut. Apabila menemukan dan mengetahui ada oknum yang merusak portal tersebut agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Berdasarkan pasal 275 ayat 2 undang-undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan, bahwa setiap orang yang merusak rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas,fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan sehingga tidak berfungsi dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 50.000.000,” tutupnya. (mif)

error: Content is protected !!