Positif Covid-19; Tes Swab Kerabat Pasien Pinyuh  

MEMPAWAH–Tim Gugus Tugas Kecamatan Sungai Pinyuh melakukan tracing terhadap keluarga pasien positif Covid-19 berinisial M (23), seorang ibu rumah tangga, warga Sungai Pinyuh. Sebanyak delapan anggota keluarga yang diduga melakukan kontak erat dilakukan tes swab.

Tim gugus tugas penanganan cepat Covid-19 dipimpin langsung Camat Sungai Pinyuh, Daeng Dicky Armeina didampingi Tim Tenaga Kesehatan Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, Riska Susanti, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta personil lainnya menyambangi kediaman pasien positif Covid-19 berinisial M.

“Kami sudah mengunjungi kediaman M untuk menjalankan prosedur penanganan cepat Covid-19. Yakni melaksanakan tindakan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap pasien positif Covid-19 berinisial M dan anggota keluarganya,” terang Daeng Dicky.

Dalam proses PE, lanjut Dicky, petugas melakukan tindakan tes swab dengan cara mengambil sampel lendir pada bagian hidung dan tenggorokan. Kemudian, sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium kesehatan untuk dilakukan pengujian.

“Ada delapan anggota keluarga M yang menjalani tes swab yang diduga melakukan kontak erat dengan si pasien positif. Tindakan ini untuk menelusuri dan mengantisipasi terjadi penyebaran serta penularan Covid-19 di sekitar tempat tinggal pasien M,” papar Dicky.

Dari hasil pemeriksaan petugas, sambung Camat, pasien positif berinisial M beserta keluarganya dalam kondisi sehat. Baik si pasien positif maupun anggota keluarganya tidak mengeluhkan sakit.

“Sebagai tindaklanjut setelah dilakukannya PE dan sesuai pedoman penanganan Covid-19 terhadap orang tanpa gejala yang terkonfirmasi psitif Covid-19, maka diberlakukan prosedur penanganan isolasi mandiri di rumah,” ujarnya.

Meski demikian, Camat memastikan tim gugus tugas Kecamatan Sungai Pinyuh akan melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala terhadap pasien positif Covid-19 berinisial M dan seluruh anggota keluarganya.

“Pasien positif Covid-19 berinisial M (23), warga Sungai Pinyuh ini terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status OTG dari hasil uji laboratorium kesehatan secara resmi yang telah ditetapkan oleh RS Untan Pontianak pada 1 Juli 2020,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril mengungkapkan, dua dari empat pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mempawah diketahui berstatus aparatur sipil negara (ASN). Saat ini, seluruh pasien positif sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Dua orang berstatus ASN, satu orang berstatus pelajar dan satu orang berstatus IRT,” papar Jamiril.

Terkait pasien berstatus ASN, Jamiril menyebut hanya satu yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, yakni berdinas di salah satu daerah kecamatan.

“Satu pasien positif yang juga berstatus ASN, bekerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak. Hanya saja yang bersangkutan tinggal di Mempawah,” ujarnya.

Sedangkan dua pasien positif lainnya, sambung Jamiril berstatus sebagai pelajar dan IRT. Jamiril menyebut pasien positif Covid-19 ini terdeteksi melalui kegiatan rapid test yang dilaksanakan beberapa pekan lalu. Seluruh pasien positif Covid-19 ini bertatus orang tanpa gejala.

“Sesuai pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan RI, bahwa pasien OTG tidak perlu dilakukan isolasi di Rumah Sakit, Sebab, mereka tidak mengalami keluhan sakit. Terkecuali jika ada yang merasakan sakit, maka dilakukan isolasi khusus di rumah sakit,” jelasnya.

“Walau isolasi dirumah, namun petugas kesehatan tetap melakukan pemeriksaan kesehatan, memberi vitamin, pengawasan serta melakukan kunjungan untuk pengecekan kondisi kesehatan pasien positif,” tegas Jamiril.

Karena itu, Jamiril menghimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Caranya dengan disiplin melaksanakan protap kesehatan Covid-19. Mulai dari memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, hindari keramaian dan jaga kesehatan.

“Kami imbau masyarakat agar tidak lengah. Karena saat ini, kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Patuh dan taati anjuran yang telah ditetapkan pemerintah,” harapnya.

Sebelumnya, tim gugus tugas Kabupaten Mempawah mengungkapkan empat pasien positif Covid-19 berinisial K (11) perempuan, warga warga Kecamatan Mempawah Timur. SK (45) laki-laki, warga Kecamatan Mempawah Hilir. Selanjutnya M (23) perempuan, warga Kecamatan Sungai Pinyuh dan S (51) perempuan, warga Kecamatan Mempawah Timur.

K terdeteksi saat rapid test hendak pulang ke Jawa, sedangkan SK bekerja di Kabupaten Landak. Kemudian M pernah melakukan perjalanan ke Singkawang, serta S sempat melakukan perjalanan ke Pontianak.(wah)

loading...