Posko Covid 19 Diaktifkan Kembali, Melintasi Siduk akan Diperiksa

RAPID TEST: Petugas melakukan rapid test kepada pengendara saat memasuki wilayah Kabupaten Kayong Utara di Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, kemarin. DANANG PRASETYO /PONTIANAK POST

SUKADANA – Tim Gugus Tugas Covid-19 kembali melakukan penjagaan di Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana. Ketua Tim Gugus Tugas Covid 19 Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana Syarif Yusuf menyebutkan, penjagaan ini dilakukan lataran kembali ditemukan kasus konfirmasi baru di Kabupaten Ketapang, sehingga pihaknya kembali mengaktifkan penjagaan.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sudah dilakukan mereka sejak minggu lalu bersama Tim Gugus Tugas Covid-19. “Warga Kayong yang pulang atau datang yang melakukan perjalanan dari Ketapang kita periksa. Karena saat ini kasus ketapang lagi meningkatkanya sejak ditemukan di Citimall Ketapang untuk menditeksi sedini mungkin,” terang Kepala Puskesmas Siduk tersebut, Minggu (30/8).

Ia menerangkan, mengenai target dilakukan pemeriksaan tersebut merupakan warga Kayong Utara atau Ketapang, hingga warga berasal dari daerah lain yang akan masuk ke kabupaten ini. “Target kita warga Kayong yang melakukan perjalanan dari Ketapang. Kemudian warga luar Kayong dari Ketapang, yang akan masuk ke Kayong. Jadi posko Siduk ini pintu masuk antara Ketapang dan Kayong Utara,” jelasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama 14 hari, yang telah dimulai beberapa hari yang lalu. Selanjutnya kegiatan ini akan kembali dinilai mereka apakah pantas untuk ditindaklanjuti.

“Target 14 hari nanti akan ditinjau ulang, berkelanjutan atau tidak? Di sini kita dari 13 anggota yeng terdiri dari Kepolisian, TNI,  Dinas Kesehatan Puskesmas Siduk, Dinas Perhubungan, dan Sat Pol PP,” ungkapnya.

Selanjutnya ia menambahkan, dalam melakukan rapid test, dalam sehari mereka menargetkan 15 – 20 orang. Dia juga memastikan hingga saat ini belum ditemukan mereka yang reaktif.

“Target kita satu hari 15 – 20 sampel. Memasuki hari kelima kemarin,  belum ada menemukan yang rekatif hasil rapid test,” tambahnya.

Kepada masyarakat dirinya mengimbau agar selalu dapat menerapkan protokol kesehatan. Karena untuk saat ini, lanjut dia, bukan penerapan 3 M lagi, melainkan wajib menerapkan pola hidup dengan memperhatikan 4 M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, hingga menghidari kerumunan.

“Sekarang 4 M dan bukan 3 M lagi. Pertama, pakai masker, mengatur jarak, mencuci tangan, terakhir menghindari kerumunan. Saya sebagai pimpinan Puskesmas Siduk, di Desa Simpang Tiga ini mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah binaan Siduk, Desa Simpang Tiga, Desa Riam Berasap, agar dapat menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran,” imbuhnya.

Penjagaan di Dusun Siduk sendiri dilakukan mereka lantaran daerah tersebut merupakan perbatasan antara dua kabupaten, yakni Kayong Utara dan Ketapang. Satu persatu kendaraan yang melintas dari Kabupaten Ketapang diberhentikan mereka. Baik kendaraan berpelat nomor hitam hingga kendaraan dinas berpelat nomor merah untuk dilakukan pemeriksaan hingga dilakukan rapid test secara acak. (dan)

error: Content is protected !!