Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekitar Kebun Sawit
PPM Polnep Kampus Sanggau Berikan Pelatihan

Dosen, Teknisi dan beberapa Mahasiswa Prodi PHP foto bersama usai memberikan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau.

Program Studi Pengelolaan Hasil Perkebunan (PHP) Politeknik Negeri Pontianak (Kampus Kabupaten Sanggau) bekerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (UPPM) POLNEP menggelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Kue Kering dengan Substitusi Tepung Kernel, Di Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, (Sabtu 11/9) lalu.

Dipilihnya Desa Suka Gerundi sebagai pelaksanaan kegiatan PPM oleh Program Studi Pengelolaan Hasil Perkebunan karena lokasinya berdekatan dengan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PTPN 13 Parindu yang mana salah satu produk yang dihasilkannya adalah kernel.

“Kernel ini menjadi salah satu bahan campuran dalam pembuatan kue kering”, kata ketua Tim PPM, Yulius Beni.

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) ini melibatkan Dosen, Teknisi dan beberapa Mahasiswa Prodi PHP yang menyampaikan penyuluhan dan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya lokal dalam pembuatan makanan, khususnya kue kering, tambahnya.

Lebih lanjut Yulius menjelaskan bahwa PPM adalah merupakan salah satu pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi selain Pendidikan/Pengajaran dan Penelitian. “Dalam PPM kali ini, kami juga memperkenalkan dan mempromosikan Prodi PHP di Kampus POLNEP Kabupaten Sanggau kepada Masyarakat Sanggau, jelasnya.

Dalam pelaksanaan PPM Prodi PHP POLNEP (Kampus Kabupaten Sanggau) kali ini diikuti oleh D.U.M. Susilo, Marselus Hendro, Yuni Selvianti Sari, dan Ahmad Mustangin selaku Dosen homebase PHP serta beberapa perwakilan mahasiswa TPHP serta dihadiri 12 orang Ibu PKK Desa Suka Gerundi.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Suka Gerundi, Sartono dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan PPM ini. Menurutnya, pelatihan ini akan memberikan kontribusi yang positif dalam membantu perekonomian masyarakat. “ Saya berharap kegiatan-kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkesinambungan”, harapnya.

Dalam kegiatan PPM ini, Tim PPM juga menghibahkan beberapa alat produksi seperti: mesin pengiling kernel menjadi tepung, satu set oven gas, mixer dan alat pendukung lainya. Diharapkan dengan peralatan tersebut masyarakat dapat bersemangat untuk melanjutkan pengembangan usaha pembuatan kue kering dengan substitusi kernel kalapa sawit.**

 

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!