Praveen Jordan Bisa Dicoret dari Skuad SEA Games

Praveen Jordan

Praveen Jordan

JAKARTA–Praveen Jordan sedang dalam sorotan pelatih pelatnas Cipayung. Pemain 26 tahun itu tidak muncul dalam sesi latihan pagi. Padahal seluruh skuad ganda campuran sedang berlatih serius di bawah arahan pelatih Richard Mainaky dan asisten Nova Widianto.

Menurut Richard, pada Minggu malam (6/10), cowok yang akrab disapa Ucok itu memang meminta izin untuk mengantar ibunya ke bandara. Richard mengizinkan. Dia minta agar Ucok hadir di lapangan esok paginya pukul 08.00 WIB. Namun, Minggu malam itu dia baru kembali pukul 22.00 WIB.

“Di asrama ada absennya. Tapi tadi (kemarin) nggak datang. Saya kurang bijak gimana,” ketus Richard.
Sebelum latihan kemarin dimulai, sudah ada beberapa pemain yang datang dan melakukan pemanasan. Sesi pagi itu berlangsung selama lebih dari tiga jam. Richard maupun Nova sangat serius. Tidak tampak bercanda sedikit pun. Hal itu berdampak ke para pemain. Mereka tampak lebih tekun daripada biasanya.

Richard juga memberikan sesi tambahan. Selesai latihan usai, para pemain dikumpulkan di tengah lapangan. Richard memberikan materi atau wejangan khusus. Lalu dimanakah Ucok? “Tanya (dia) saja. Nggak ada laporan ke saya. Itu saya akan ambil tindakan. Makanya saya kumpulkan tadi,” ujar Richard yang ditemui usai sesi latihan.

Praveen bolos latihan tak sampai sepekan setelah Richard marah-marah. Perkaranya, ada pemainnya yang suka keluar asrama pada jam istirahat. Baru pulang larut malam. Praveen disebut sebagai salah satu pemain yang suka nakal tersebut. Richard tidak tahu, apakah bolosnya Praveen kemarin ada hubungannya dengan kemarahan dia sebelumnya atau tidak.

Yang bikin Richard makin sebal, pasangan Ucok di lapangan, Melati Daeva Oktavianti, tidak tahu ke mana perginya Ucok. “Kalau dulu Owi (Tontowi Ahmad) dan Butet (Liliyana Natsir) ada yang telat, bisa Whatsapp. Kok telat kenapa? Masing-masing saling tahu. Harusnya sebagai pasangan juga begitu,” tegasnya kakak Rionny Mainaky itu.

Di kalangan atlet, Richard mendapati ”surat sakti”. Yakni surat izin keluar asrama tanpa sepengetahuan dirinya. Pelatih berusia 54 tahun itu pun makin murka. Dia menunggu itikad baik Ucok untuk memberi penjelasan. “Saya akan ambil tindakan, jelas itu. Urusan saya nanti dengan PBSI. Bisa saja saya coret dari SEA Games. Bisa saja tiba-tiba saya coret tur Eropa,” kata Richard berapi-api.

Yang dikhawatirkan Richard, perilaku negatif Ucok bisa ditiru oleh pemain-pemain lain yang lebih muda. Apalagi statusnya saat ini adalah ganda campuran nomor satu Indonesia. Dia bisa menjadi panutan.

“Makanya saya bilang, yang muda-muda jangan ikuti ritme ini. Auranya jangan diikuti. Harus diputus,” ucap Richard. ”Mau macam-macam, kalau hasilnya bagus sih tidak masalah. Nah, ini mau macam-macam, prestasinya masih naik turun,” kata Richard.

Situasi makin runyam karena saat ini mereka sedang berjuang menembus Olimpiade Tokyo 2020. Posisi mereka masih aman sebenarnya, di peringkat 7 dunia. Tapi, tidak boleh lengah sedikit pun. Mereka bisa disalip pasangan lain kapan pun. Tahun ini, mereka berkali-kali kalah oleh pemain yang levelnya jauh di bawah mereka.

Kabar terbaru, Ucok akhirnya menghubungi Richard pada siang setelah latihan. Dia meminta maaf. Namun, Richard belum mengungkap alasan dia bolos latihan pagi. Yang jelas, dia tetap akan mengambil tindakan atas sikap indisipliner mantan pasangan Debby Susanto tersebut. (gil/na)

Read Previous

Sepakat Bangun Kembali Wamena

Read Next

Merasa Gagal karena Diabaikan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *