Pria Tak Dikenal Nekad Perkosa Nenek Sedang Mandi

ILUSTRASI

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan kasus percobaan perkosaan. Seorang nenek (76) nyaris diperkosa pemuda tak dikenal saat hendak mandi di kolam belakang rumahnya, Senin (6/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ini, polisi masih menyelidiki untuk mengungkap identitas pelaku.

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, S.Ik, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Moch Riski Rizal membenarkan kejadian itu. Menurut Kasat, korban berinisial NKL (76) warga RT 15/RTW 08, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir. Kejadian bermula korban melakukan rutinitas harianya mandi di kolam yang terletak dibelakang rumahnya.

“Informasi awal yang kami dapatkan, korban ini hendak mandi di kolam yang berjarak kurang lebih 100 meter dari rumahnya. Posisi kolam berada di belakang rumah korban,” terang Kasat.

Saat sedang mandi, lanjut Kasat, seketika datang seorang pria yang belum diketahui identitasnya menyergap korban. Tak pelak, korban pun kaget dengan ulah pelaku. Saat itu pula, pelaku langsung membungkam korban dengan menjatuhkannya ke tanah.

“Ketika di jatuhkan ke tanah, korban dalam posisi terlentang dan tangannya diikat. Sedangkan pelaku sudah dalam kondisi tanpa busana,” tuturnya.

Kemudian, imbuh Kasat, pelaku pun hendak melakukan pemerkosaan terhadap korban yang sudah terjatuh ke tanah. Namun, korban tak menyerah begitu saja. Dalam kondisi tangan diikat, korban berupaya melepaskan diri dari cengkraman pelaku yang sudah kehilangan akal sehatnya itu.

“Korban mencoba melepaskan diri dengan cara melakukan perlawanan dan menendang ke arah pelaku. Namun, kita belum tahu tendangan korban ini mengenai bagian mana dari tubuh pelaku,” ujarnya.

Usaha korban membuahkan hasil. Korban berhasil melepaskan diri dan kabur meninggalkan korban yang tampak kesakitan setelah mendapatkan tendangan dari korban. Korban berlari menuju ke arah rumahnya dan meminta pertolongan kepada keluarganya.

“Setelah korban berhasil kabur, maka si pelaku pun melarikan diri. Kemungkinan pelaku kabur dalam kondisi telanjang dan membawa pakaiannya dengan dijinjing,” terka Kasat.

Usai kejadian itu, korban tampak mengalami trauma dan shock. Korban yang sudah renta tampak ketakutan dengan peristiwa yang dialaminya itu. Meski demikian, pihak Kepolisian berusaha meyakinkan korban dan keluarga untuk membuat laporan polisi.

“Kami sudah melakukan pengecekan di TKP dan memberikan pemahaman kepada korban dan keluarganya. Kita arahkan agar korban membuat laporan polisi. Sebab, dalam kasus ini korban sekaligus saksi mata,” katanya.

Lebih jauh, Kasat mengaku pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku percobaan pemerkosaan terhadap korban seorang nenek berusia 76 tahun itu. Polisi masih mencari keberadaan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Walaupun tidak atau belum dilaporkan, kita tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku percobaan pemerkosaan. Saat ini, kami sudah mengantongi ciri-ciri pelakunya,” tukas Kasat.

Sementara itu, Anggota BPD Kuala Secapah, Hendri Ardiansyah berharap pihak berwenang secepatnya mengungkap dan menangkap pelaku percobaan perkosaan. Sebab, masyarakat sangat resah dengan kejadian itu.

“Mudah-mudahan pelakunya segera ditangkap. Karena pelaku ini sangat berbahaya memiliki kelainan seks. Nenek-nenek saja masih bikin pelaku bernafsu, apalagi wanita muda. Makanya, harus ditangkap agar tidak ada korban lainnya,” harapna mengakhiri.(wah)

 

loading...