Program BSPS Bedah 330 Rumah

Penyerahan: Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili secara simbolis menyerahkan buku rekening ke penerima bantuan bedah rumah.OZY/Pontianak Post

SAMBAS – Pada tahun ini, Kabupaten Sambas mendapatkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 330 unit rumah. Jumlah ini dibagi di enam kecamatan, yakni Semparuk, Sambas, Sajad, Sejangkung, Galing dan Sebawi. Perlu diketahui, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia.

Sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor 158 tahun 2019, besaran nilai BSPS untuk Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) adalah Rp17,5 juta terdiri dari komponen bahan bangunan Rp15 juta dan upah kerja Rp2,5 juta. Dari 330 unit, untuk Kecamatan Sejangkung sebanyak 90 penerima yang terbagi di tiga desa, yakni Piantus, Sendoyan dan Desa Parit Raja dengan masing-masing desa 30 penerima.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH menyerahkan secara langsung bantuan tersebut di ruang pertemuan Camat Sejangkung. “Atas bantuan ini, kami sampaikan apresiasi kepada kepada pemerintah pusat. Mari bersyukur atas hadirnya program bantuan. Terima kasih kepada Presiden RI,” kata Bupati Sambas.

Atbah meminta masyarakat atau warga penerima bantuan, amanah dengan dana yang dititipkan dalam bentuk rekening tabungan bank itu. “Jangan sampai ada masalah dalam mengelola dana tersebut. Harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik dana itu. Optimalkan agar menghadirkan rumah layak huni bagi warga Sambas,” katanya.

Bupati menekankan desa juga harus ikut memberikan partisipasinya agar program bantuan stimulan perumahan swadaya tersebut sukses di Kabupaten Sambas. “Kades bisa menggerakkan warga lainnya bergotong royong membangun rumah yang mendapat bantuan. Harapan saya, Kabupaten Sambas dinilai sangat berhasil untuk program ini. Agar kedepannya, alokasi bantuan jumlahnya bisa bertambah.

Karenanya sangat penting dukungan seluruh stake holder, seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Kadis Perkim LH Kabupaten Sambas, H Eko Susanto mengatakan Kabupaten Sambas tahun 2019 mendapat alokasi bantuan BSPS sebanyak 330 unit. Tersebar di enam kecamatan, yaitu Semparuk, Sambas, Sajad, Sejangkung, Galing dan Sebawi. “Progam bantuan stimulan perumahan swadaya ini sudah dimulai tahun 2012. Hingga tahun 2019, Kabupaten Sambas telah teralokasikan sebanyak 2995 unit rumah yang mendapatkan bantuan,” kata Eko.

Masing-masing warga yang mendapatkan bantuan untuk 2019 menerima uang dalam bentuk saldo rekening bank sebesar Rp17,5 juta. Uang tersebut, dalam penggunaannya sudah memiliki ketentuan yang harus dipatuhi penerima bantuan. “Penggunaannya sudah diatur, Rp15 juta untuk membeli bahan material bangunan dan Rp2,5 juta untuk membayar jasa tukang bangunan. Penerima manfaat program dalam menggunakan bantuan itu, akan dibantu tenaga pendamping,” katanya.(fah)

Read Previous

Singkawang Miliki Kampung Wisata Membatik

Read Next

Karhutla Pelang Ternyata Disabotase

Tinggalkan Balasan

Most Popular