Program Ibu Pertiwi Memanggil; Jembati Guru dan Siswa Belajar Lewat Radio

TIM : Tim Siar Radio Tanggap Bencana Covid-19  RRI Pontianak, saat membahas program Belajar di RRI. 

Program Ibu Pertiwi Memanggil mengajak siswa dan mahasiwa untuk belajar di Radio Republik Indonesia (RRI).  Menyajikan ruang belajar tanpa tatap muka. Program ini hadir setiap Senin hingga Jumat dengan para pemateri yang pakar di bidangnya.

MARSITA RIANDINI, Pontianak

SUDAH lebih dua pekan ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah terhenti. Siswa tetap belajar dari rumah, dan guru memberikan materi pelajaran tanpa tatap muka secara langsung. Selain di rumah, siswa juga bisa belajar di RRI setiap pukul10.00 hingga 11.00.

Selama satu jam, siswa dapat belajar dari guru dengan materi yang disesuaikan. RRI menghubungi guru yang memberikan materi melalui telepon. Siswa dapat mendengarkan penjelasan guru di rumah lewat radio 104,8 FM dan 101,8 MHz juga bisa melalui aplikasi RRIPlayGo.

Siswa juga dapat berinteraksi melalui aplikasi WA, SMS, maupun media sosial. RRI juga memfasilitasi siswa untuk berinteraksi lewat telepon dan bertanya seputar pembelajaran yang dibahas hari itu kepada guru yang menjadi pemateri.

Program ini tidak berlangsung terus menerus selama satu jam. Ada waktu untuk istirahat dan diisi dengan hiburan.

Jumat (3/4) Program ini mengambil materi Kunci Sukses Pelajar Millenial. Marnina, Sekolah MTs Al Irsyad Pontianak membagi tipsnya kepada para siswa kiat-kiat sukses. Di zaman serba canggih ini, kata Marnina siswa harus lebih aktif dan kreatif. Saat tidak bisa belajar di ruang kelas, maka ada media lain untuk belajar dengan memanfaatkan fasilitas online.

Hal lain yang disampaikannya bahwa belajar bukan hanya yang bersifat kognitif, tetapi  juga afektif dan psikomotorik.Membantu orang tua, menolong tetangga bagian dari pembelajaran dalam keseharian.

Nazwin Achmad, Kepala Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Pontianak mengatakan program ini  dapat diakses siapa saja. Baik murid dari guru yang menjadi pemateri, maupun siswa dari sekolah lain karena program ini juga relay di SP RRI Sambas. Harapannya program edukasi ini juga dapat diakses siswa-siswa yang

Melalui program ini, RRI ingin menjalankan fungsinya sebagai media penyiaran publik. Sehingga berupaya menyajikan ragam program sesuai kebutuhan masyarakat. Sehingga menjamin terpenuhnya informasi dan pendidikan melalui siaran yang mencerdaskan dan hiburan yang sehat.

“Artinya kami ingin besinergi apa yang menjadi program pemerintah, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat sesuai fungsi dan peran kami,”jelasnya.

Nazwin mengatakan, sebagai Radio Tanggap Bencana, program ini merupakan bentuk dukungan pencegahan dan memutus penularan Covid 19. Pihaknya akan terus mengevaluasi program ini dan disesuaikan dengan kebutuhan pelajar. Terutama materi-materi yang akan dibahas. Program ini melibatkan guru dan sekolah yang ada di Kalbar yang nantinya akan bergantian menjadi pemateri.

“Program ini cukup efektif. Banyak siswa yang aktif dalam mendengarkan materi ini. Salah satunya dengan komunikasi lewat wa, media sosial maupun telepon,” katanya.(*)

 

loading...