Aldora Helsa Goewyn, Runner-Up 2 Miss Chinese World 2021
Promosikan Pariwisata Singkawang dan Pontianak

Aldora. HARYADI/PONTIANAK POST

Aldora Helsa Goewyn meraih gelar Runner-Up 2 dalam ajang Miss Chinese World 2021 yang baru saja selesai dihelat baru-baru ini. Wanita berusia 24 tahun itu membawa harum nama Indonesia, khususnya Kota Pontianak yang menjadi kota tempat ia lahir dan dibesarkan. Prestasi yang ia raih itu nyatanya melalui perjuangan yang tidak mudah. Lantas bagaimana kisahnya?

Oleh : Siti Sulbiyah

Dora, sapaan akrabnya, tak pernah menyangka meraih prestasi setinggi itu. Sebab jika dilihat dari 24 finalis lainnya, kemampuan mereka sangat bagus dengan skil bahasa mandarin yang fasih.

“Awalnya memang ada pesimis ya. Tapi kita coba lakukan yang terbaik. Kalau memang menang ya itu bonuslah bagi kita,” ucapnya,

Pemilihan Miss Chinese World 2021 diikuti oleh sejumlah negara seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Hongkong, China, dan beberapa negara lainnya. Kebanyakan para kontestan berasal dari negara-negara di Asia. Untuk tahun 2021, Indonesia diwakili oleh dua orang peserta. Terpilihnya Dora sebagai wakil Indonesia dalam ajang tersebut karena sebelumnya berhasil memenangi ajang Miss Chinese Indonesia 2020.

Dokumentasi Aldora

Ajang Miss Chinese World pertama kalinya digelar pada tahun 2017. Gelaran kedua rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020. Namun karena pandemi Covid-19, acara tersebut tertunda dan baru bisa digelar pada 2021.

“Memang tertunda beberapa kali. Sempat mengira tidak jadi digelar karena tidak ada info dari penyelenggara. Dora yang sebelumnya ada di Jakarta, akhirnya memutuskan pulang ke Pontianak,” ucap perempuan kelahiran Pontianak 11 April 1997 itu.

Pada Januari 2021, ajang tersebut diinfokan akan dihelat. Namun, belum ada kepastian dari penyelenggara akan digelar secara tatap muka atau virtual. Sejak ada info tersebut, Dora dan tim pun mempersiapkan diri dengan dua kemungkinan tersebut.

Lantaran tren penyebaran Covid-19 di dunia tak menunjukkan tanda-tanda melandai, kompetisi tersebut pada akhirnya digelar secara virtual. Info itu baru Dora dapatkan pada Maret 2021. Baginya, ini adalah sebuah tantangan. Sebab proses penilaian akan dilakukan melalui video.

“Jadi disuruh submit video introduction, video catwalk, pakai traditional costume, evening gown, video tourism, dan culture,” ungkap Dora yang mengidolakan Agnez Mo dan Michelle Obama ini.

Ajang Miss Chinese World mengharuskan peserta mengangkat budaya lokal dari daerah masing-masing. Dora pun mengangkat Wedang Ronde yang merupakan kuliner khas China.

“Nah karena ini mengangkat Chinese Culture, Dora angkat pembuatan Wedang Ronde. Dijelasin kenapa bentuknya bulat, kuahnya manis, dan lain-lain,” ujarnya.

Untuk video yang mengeksplor kultur dan pariwisata, dirinya melakukan proses syuting di Kota Singkawang. Dipilihnya Kota Amoy sebagai lokasi pengambilan video mengingat kota itu lebih kental dengan budaya China. Selain Singkawang, Kota Pontianak juga dipilih sebagai lokasi pengambilan video.

“Proses pembuatan video ini cukup sulit, karena kalau tidak sesuai kriteria, oleh panitia diminta untuk direvisi. Kemarin beberapa kali video introduction dan catwalk minta direvisi,” ujarnya.

Setelah dikirim ke panitia, seleksi berlangsung dengan beberapa tahapan, hingga peserta mengerucut menjadi top 10 hingga Top 5. Proses seleksi dilakukan melalui tanya jawab secara virtual. Dora pun berhasil melewati tahapan tersebut dengan lancar. Mahasiswi Jurusan Sastra Inggris tersebut, menjawab dengan baik pertanyaan juri dengan baik.

“Ngobrolnya pakai bahasa Mandarin, cuma Dora jawabnya pakai bahasa Inggris. Memang dari awal aturannya tidak pakai bahasa Mandarin tidak masalah dan boleh menggunakan bahasa Inggris. Dora sebenarnya bisa bahasa Mandarin tapi tidak terlalu fasih,” katanya.

Meski tidak menjawab dengan bahasa Mandarin, namun penilaian juri menunjukkan bahwa dirinya layak menempati posisi tiga terbaik dalam perhelatan Internasional tersebut. Adapun dua peserta lainnya, berasal dari Taiwan sebagai pemenang pertama, dan Malaysia sebagai Runner-Up 1.

Di luar capaian tersebut, bagi wanita yang hobi bernyanyi dan menari itu, ada banyak pelajaran berharga yang didapat selama menjalani proses demi proses dalam ajang internasional tersebut. Pengerjaannya yang dilakukan di masa Pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang tidak mudah untuk dilewati.

“Manajemen Dora ada di Jakarta, dan semua diarahkan secara virtual. Dora di sini juga mengurus hal-hal teknis. Jadi bukan hanya dapat title, tapi lebih kepada banyaknya pengalaman yang didapat,” jelasnya.

Setelah menyandang status sebagai Runner-Up 2 Miss Chinese World 2021, Dora berharap dapat bersinergi dengan pihak-pihak terkait, seperti pemerintah daerah untuk mendorong kegiatan bersama, atau mempersiapkan calon penerus yang punya kemampuan layak untuk mengikuti ajang internasional tersebut.**

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!