Provinsi Kalbar Bakal Disuplai 50 Ribu Vaksin

ILUSTRASI

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengungkapkan, saat ini ketersediaan vaksin Covid-19 di provinsi ini masuk cukup untuk sekitar 100 ribu orang. Dalam minggu ini diperkirakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal kembali mengalokasikan vaksin ke Kalbar sebanyak 50 ribu vial atau bisa digunakan untuk 500 ribu orang.

“Saya sudah minta dengan Pak Menteri (Menkes). Insyallah minggu ini dikirim. Nah Pak Sekjen (Kemenkes) bilang kita (Kalbar) Insyallah akan ditambah 50 ribu vial vaksin artinya bisa untuk 500 ribu orang. Kita kan sudah mulai vaksin (dosis) kedua (butuh) banyak,” ungkapnya, Selasa (13/7).

Saat ini ia menyebutkan capaian vaksinasi Covid-19 untuk Kota Pontianak sudah lebih dari 115 ribu oran. Diharapkan pada pertengahan Agustus nanti cakupan vaksinasi di ibu kota Kalbar ini bisa sampai 200 ribu orang. “Karena apa, mengapa Pontianak bukan kami mengistimewakan Pontianak, Pontianak ini tingkat mobilitas penduduknya tinggi. Interaksi tinggi,” katanya.

Orang nomor satu di Kalbar itu memastikan vaksiansi di daerah-daerah juga tidak diabaikan. Saat ini vaksin sudah tersedia di Dinas Kesehatan kabupaten/kota masing-masing. “Tinggal bagaimana siap tidak (melaksanakan vaksinasi) selurunya (daerah) ada (vaksin). Bahkan kita lihat beberapa daerah capaainnya masih rendah seperti Kayong dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia berharap daerah benar-benar serius dalam penanggulangan Covid-19. Termasuk pelaksanaan tracing dan testing dengan tes usap (swab) PCR. Karena beberapa daerah zona kategori risikonya dinilai semu akibat tak pernah melaksanakan pemeriksaan.

“Sebelumnya Ketapang masih kuning berubah orange mengapa karena kuningnya semu. Dalam artian tidak melakukan testing. Kayong Utara masih kuning, tapi kalau kita kaji itu semu,” terangnya.

Pemerintah Provinsi menurutnya tidak bisa mengintervensi terlalu dalam karena kewenangan Ketua Satgas kabupaten/kota ada di kepala daerah masing-masing. Meski demikian Forkopimda provinsi tetap akan melihat di mana daerah yang benar-benar harus diintervensi.

“Kemarin Singkawang, Pak Kapolda langsung turun untuk breafing. Alhamdulillah sudah orange malah (skor) lompat dua. Sekadau sekarang yang mengganti posisi Singkawang, sedikit lagi merah, kalau lengah Sekadau bisa merah,” pungkasnya.(bar)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!