PSSI Kalbar Tunggu Kebijakan Pemerintah

ANVAR / PONTIANAK POST

FUTSAL Kalbar memastikan diri mengikuti PON XX Papua. Sejak pandemi Covid-19 melanda, setiap atlet hanya melakukan latihan mandiri di rumah masing masing. Namun beberapa hari terakhir mulai adanya kehidupan normal yang baru, kemungkinan bisa melaksanakan latihan secara bersama.

Sekretaris PSSI Kalbar Nanang Setiabudi menyatakan pihaknya belum memulai latihan tim futsal, karena belum ada petunjuk dari KONI Kalbar. Selain itu pihaknya juga mengikuti kebijakan pemerintah yang mengutamakan protokol kesehatan disaat pandemi Covid-19.

Sejauh ini pemain futsal Kalbar dalam kondisi baik dan sengaja berupaya agar atlet nya tidak terpapar Covid-19. “Sampai saat ini kita mengacu dan petunjuk dari kepala daerah, kita juga mengacu KONI, kita masih menunggu keputusan dari KONI provinsi,” katanya.

Ia menegaskan tetap mengikuti instruksi dari pemerintah dalam hal ini Gubernur Kalbar dan dinas kesehatan untuk langkah yang akan diambil nantinya. Nanang mengaku futsal merupakan olahraga beregu yang mengumpulkan orang banyak, jadi memerlukan pertimbangan matang agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan terutama di situasi Covid-19.

“Kita tunggu instruksi dari organisasi pusat seperti KONI dan PSSI pusat. Jika memang ada keputusannya nanti, maka akan segera kita jalankan,” tutur Nanang.

Selain mempersiapkan tim Futsal PON, agenda kompetisi sepakbola di Kalbar juga menunggu instruksi dari PSSI pusat. Namun pihaknya mengimbau kepada Askab dan Askot di seluruh Kalbar untuk bersiap-siap jika akan dimulainya kompetisi.

“Untuk saat ini kita masih pantau para atlet. Meskipun hanya bisa melakukan latihan kebugaran. Karena PON juga diundur, kalau bisa kita lakukan sparing atau ikut kompetisi apa gitu untuk program nantinya,” tandasnya. (var)

 

loading...