PTPN Buka Rekrutmen Karyawan, Berikut Jurusan yang Dicari

 Holding BUMN Perkebunan, PT Perkebunan Nusantara Group, membuka rekrutmen bersama karyawan tahun 2020 mulai tanggal 13 hingga 19 Juli 2020 yang dapat diakses melalui situs resmi PTPN di https://ppm-rekrutmen.com/ptpn. Seluruh berkas dapat diunggah selambat-lambatnya pada Minggu (19/7) pukul 23.59 WIB.

Ada empat sektor lowongan yang dibuka PTPN yakni asisten bidang tanaman, asisten bidang teknik/pengolahan, asisten bidang keuangan, asisten bidang umum. PTPN Grup menjamin tidak ada pungutan biaya apapun bagi pelamar dalam proses rekrutmen bersama karyawan tahun 2020 ini.

“Rekrutmen bersama PT Perkebunan Nusantara Group tidak memungut biaya apapun selama proses seleksi dan selalu berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan/atau Panitia Seleksi,” tulis Direktur SDM PTPN III (Persero) Wing Antariksa Wing Antariksa, dikutip dari Antara, Selasa (14/7).

Ada pun program rekrutmen bersama karyawan pimpinan tahun 2020 dilakukan oleh PPM Manajemen yang merupakan salah satu lembaga konsultan independen. Berikut jurusan yang dicari sesuai sektor yang dibutuhkan.

1. Rekrutmen asisten bidang tanaman, jurusan yang dicari:
Agribisnis,
Agronomi,
Agroteknologi Budidaya Perkebunan,
Budidaya Pertanian,
Budidaya Tanaman,
Hama Penyakit Tanaman,
Ilmu Tanah,
Kehutanan,
Mekanisasi Pertanian,
Pemuliaan Tanaman,
Pertanian,
Proteksi Tanaman, dan
Teknologi Pertanian.

2. Rekrutmen asisten bidang teknik/pengolahan, jurusan yang dicari:
Elektro,
Elektro Arus Kuat,
Fisika,
Kimia,
Lingkungan,
Mekatronika,
Mesin,
Sipil,
Teknik Industri, dan
Teknologi Pengolahan Pertanian.

3. Rekrutmen asisten bidang keuangan, jurusan yang dicari:
Administrasi Niaga,
Akuntansi,
Ekonomi Pembangunan,
Manajemen,
Manajemen Keuangan, dan
Manajemen Pemasaran.

4. Rekrutmen asisten bidang umum, jurusan yang dicari:
Hukum,
Ilmu Komunikasi,
Manajemen SDM,
Psikologi, dan
Teknologi Informasi (Teknik Informatika/Sistem Informasi/Ilmu Komputer).

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara

loading...