PTPN XIII Salurkan Bantuan APD ke Faskes

PONTIANAK – PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) berkomitmen membantu penanganan pandemi covid-19, khususnya di Kalimantan yang menjadi basis wilayah perusahaan ini. Selasa (19/5), perusahaan perkebunan ini kembali menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) di tiga fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kalimantan. Besar harapan bantuan itu dapat membantu para pekerja medis yang tengah berjibaku melawan pandemi covid-19.
DirekturUtama PTPN XIII Alexander Maha mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada fasilitas kesehatan milik PTPN XIII, baik itu Rumah Sakit maupun klinik yang tersebar di Kalimantan. Bantuan itu dirasanya perlu diberikan karena sejumlah fasilitas kesehatan membutuhkan APD guna mencegah tertularnya virus bagi tenaga kesehatan.
“Total bantuan sekitar Rp136 kita, yang dihimpun dari dana pensiun perkebunan, serta PTPN XIII sendiri,” kata dia.
Bantuan itu menurutnya merupakan bentuk kontribusi sekaligus komitmen pihak perusahaan dalam penanganan pandemi covid-19. Apalagi wabah ini mengancam dihampir semua sendi kehidupan, termasuk bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.
“Karenanya kita benar-benar harus menjaga, jangan sampai nanti ada dari pegawai kita yang tertular, karena bisa jadi perusahaan di-lockdown,” tutur dia.
Kepala Bagaian Sekretaris Perusahaan, Ahmad Ridwan, mengatakan bantuan APD yang diberikan cukup beragam. Mulai dari masker bedah, masker N95, googleglass, sepatu boot, hazmat, handsanitizer, serta sarung tangan. Adapun yang menerima bantuan tersebut antara lain, RS Parindu, Kabupaten Sanggau, RS Danau Salak di Kalimantan Selatan, serta Poliklinik Kebun Tabara di Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
“Sebelumnya kami juga telah menyerahkan sejumlah bantuan ke fasilitas kesehatan lainnya di Kalbar,” kata dia.
Kepala Perawat RS Parindu, Diana Parhusip, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, sebagai garda terdepan, petugas kesehatan perlu mendapatkan jaminan keamanan ketika bertugas. Dengan APD, kata dia, akan membantu memproteksi para petugas kesehatan dari ancaman virus.
“Dengan begitu, kami merasa aman ketika melayani pasien. Kami juga bisa memberikan pelayanan secara optimal,” kata dia. (sti/ser)
Read Previous

Midji Pastikan Salat Idulfitri di Mujahidin Ditiadakan

Read Next

Gerakan Credit Union Peduli Covid-19



Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *