Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

DIALOG: Bupati Kubu Raya bersama Ketua DPRD Kubu Raya menjadi pemateri dalam Dialog Pemulihan Ekonomi dalam masa Recovery Pandemi Covid-19 dan Langkah Kebijakan Ancaman Resesi Ekonomi Pemerintah Kubu Raya. ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

SUNGAI RAYA—Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengutarakan Pemerintah Kubu Raya hingga saat ini terus berupaya mempercepat pemulihan ekonomi dalam masa pemulihan Pandemi Covid-19 di Kubu Raya.

“Ada sejumlah masukan baik dari pihak BI, OJK dan sejumlah pihak terkait lainnya kami himpun dengan tujuan untuk mengetahui saat ini ada banyak regulasi dan porgram yang sifatnya bisa mendukung restrukturisasi dari pembiayaan perbankan dan sejenisnya,” kata Muda Mahendrawan usai menghadiri Dialog Pemulihan Ekonomi dalam masa Recovery Pandemi Covid-19 dan Langkah Kebijakan Ancaman Resesi Ekonomi Pemerintah Kubu Raya, Senin (7/9), di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Semua masukan dari sejumlah pihak tersebut akan dihimpun untuk mendorong Pemerintah Kubu Raya dalam mendorong pemulihan ekonomi dengan memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, perdagangan, jasa dan sektor lainnya.

Agar semua sektor bisa merasakan dampak regulasi kebijakan yang mendukung upaya restrukturisasi pemulihan ekonomi ini, maka kata Muda, juga  diperlukan adanya database yang baik dari setiap sektor usaha.

“Dan Kubu Raya secara bertahap sudah membenahi database dari setiap sektor yang ada, mulai dari UMKM, sektor pertanian, perikanan, sektor jasa, perdagangan dan sektor lainnnya,” ungkapnya.

Masa pandemi Covid-19 ini, kata Muda, jika jeli seharusnya bisa menjadi momentum untuk memperkuat kualitas produk lokal. di sisi lain katanya, dengan adanya database secara by name by addrees membuat setiap sektor usaha yang ada selalu terpantau perkembangannya sehingga bisa memudahkan pemerintah untuk mendorong perkembangan masing-masing sektor usaha tersebut.

Di Kubu Raya, lanjutnya, selain sektor pertanian dan perikanan, sektor perkebunan juga mampu menopang kehidupan masyarakat di tengah pandemi. Hal tersebut, kata dia, bisa dilihat dari semakin banyaknya masyarakat yang mengembangan tanaman perkebunan seperti kopi, jahe dan sejenisnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kubu Raya Elfizar Idrus menambahkan, dari segi pendapatan masyarakat perkebunan di Kubu Raya sejauh ini tidak terdampak Covid-19 dalam pertumbuhan ekonomi.

“Saya melihat sektor perkebunan masyarakat stabil, karena saya lihat ada beberapa hasil survei yang kami lakukan, tanaman perkebunan itu dijadikan penunjang masyarakat pedesaan. Misalanya dalam satu hektare lahan tanaman kelapa itu dicampur dengan tanaman jahe, pisang, kopi. Jadi sembari menunggu tanaman induk berproduksi tinggi, mereka juga menanam hortikultura untuk kebutuhan sehari-hari dan beternak seperti ayam dan ikan untuk penunjang hidup sehari-hari,” paparnya.

Setelah pihaknya melakukan survei di lapangan, Elfizar mengaku secara umum hingga saat ini masyarakat belum sampai kewalahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Hanya saja beberapa ada yang bertanya kenapa sewaktu-waktu harga jual kelapa bisa turun dan sejenisnya, dan mereka menanyakan bagaimana cara untuk meningkatkan produktivitas tanamannya,” ujarnya.

Agar produktivitas hasil tanaman perkebunan masyarakat bisa maksimal, Elfizar pun meminta  pihak terkait untuk mendorong peningkatan produktivitas tanaman perkebunan misalnya dengan mengucurkan bantuan pupuk, bimtek dan sejenisnya.

Sementara Ketua DPRD Kubu Raya, Agus Sudarmansyah mengatakan, upaya untuk memulihkan ekonomi dalam masa pemulihan Pandemi Covid-19 bisa dilakukan maksimal dengan adanya koordinasi yang kuat lintas sektor dan sinkronisasi program kerja yang jelas dan tepat sasaran.

“Misalnya dalam konteks kita di pemerintah daerah, bagaimana diupaya adanya dorongan realisasi APBD yang tepat dengan daya serap yang tinggi untuk mendorong daya beli masyarakat tumbuh lebih baik,” katanya.

bagiaman sektor pertanian, perikanan dan sejumlah sektor unggulan lainnya di KubuRaya ini bisa didorong untuk lebih produktif dan hasilnya lebih berkualitas sehingga bisa berkonstribusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Begitu juga dengan sektor UMKM, diupayakan agar UMKM bisa terus tumbuh dengan adanya bantuan sejumlah program dari pemerintah, pihak swasta dan pihak terkait lainnya,” pungkasnya. (ash)

error: Content is protected !!