Puncak Perayaan Harganas BKKBN Kalbar

Sasar Keluarga Dengan Pelayanan Sejuta Akseptor

PONTIANAK – Pada puncak perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat menggelar program pelayanan sejuta akseptor. Pelayanan dilaksanakan serempak di 14 kabupaten/kota di Kalbar, Senin (29/6). Sebanyak 23 ribu kuota pelayanan akseptor disiapkan buat menjangkau keluarga di Provinsi Kalbar.

Meski di tengah pandemi Covid-19, kegiatan pelayanan sejuta akseptor tetap berjalan maksimal karena petugas menggunakan standar protokol kesehatan. Pemberian pelayanan dilakukan di 14 kabupaten/kota. Titiknya antara lain di rumah sakit, puskesmas dan praktik bidan mandiri.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Tenny Calvenny Soriton melakukan pemantauan pelayanan pemasangan sejuta akseptor di dua tempat. Pertama di salah satu fasilitas kesehatan di Jalan Danau Sentarum Kota Pontianak. Di sana, bersama Ketua PKK Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji ia langsung memantau proses pelayanan. Usai dari tempat tersebut, ia beranjak melakukan peninjauan pelayanan sejuta akseptor ke Kabupaten Kubu Raya.

Tenny mengatakan,  pelayanan sejuta akseptor ini merupakan program BKKBN pusat. Momentum perayaan Harganas diambil untuk memberikan pelayanan serentak di seluruh Indonesia. Dari total target sejuta akseptor itu, Kalbar kebagian sekitar 23.985 akseptor.

Ia menjelaskan, masa pandemi Covid-19 jangan menjadi alasan bagi masyarakat untuk tidak mendatangi pusat pelayanan kesehatan. Itu karena fasilitas kesehatan tetap memberikan pelayanan walaupun dalam situasi seperti ini.

Menurut pantauannya, saat memberikan pelayanan sejuta akseptor, petugas tetap mengikuti sesuai protokol kesehatan. Saat bekerja mereka pun dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Nantinya setiap pemasangan alat kontrasepsi di fasilitas kesehatan yang ada di Kalbar langsung dilaporkan secara online ke BKKBN. Tujuannya guna merekap data-data yang telah masuk. Waktunya dimulai dari pukul 00.00 sampai pukul 14.00. Tenny optimistis program sejuta akseptor di Kalbar bisa sukses. Apalagi setelah melihat antusiasme masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan untuk mengikuti program ini.

Ia menambahkan, selain pemberian pelayanan kesehatan di fasilitas rumah sakit dan puskesmas, BKKBN juga melakukan layanan jemput bola. Layanan ini dilakukan petugas PKB dan PLKB dengan sasaran di tingkat desa dan tingkat kelurahan.

Selain program sejuta akseptor, terdapat banyak rangkaian kegiatan di Harganas tahun ini. Bentuknya antara lain berupa seminar-seminar dengan berbagai tema. Lalu lomba-lomba program dari anak-anak GenRe. Para pemangku kebijakan pun ikut mendeklarasikan Harganas tahun ini. Apa yang dilakukan Ayah dan Bunda GenRe itu, sebagai bentuk dukungan program-program BKKBN.(iza)

error: Content is protected !!