Puskesmas Sui Pinyuh Dibuka 16 September

DITUTUP SEMENTARA: Lingkungan Puskesmas Sui Pinyuh yang ditutup sementara setelah ditemukan kasus Covid-19. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

SUNGAI PINYUH – Pascaditemukannya kasus penularan Covid-19, petugas melakukan sterilisasi lingkungan Puskesmas Sungai Pinyuh. Selama proses sterilisasi berlangsung, aktivitas pelayanan kesehatan ditutup sementara sepanjang 10 – 15 September. Puskesmas Sungai Pinyuh baru beroperasi secara normal pada 16 September nanti.

“Selama proses sterilisasi Puskesmas Sungai Pinyuh, maka masyarakat yang ingin berobat dapat mendatangi Puskesmas terdekat lainnya seperti Puskesmas Sungai Purun atau Puskesmas Bakau Kecil,” jelas Camat Sungai Pinyuh, Daeng Dicky Armeina, belum lama ini di Sungai Pinyuh.

Dicky mengatakan, kebijakan penutupan sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Sungai Pinyuh tersebut menindaklanjuti temuan kasus positif Covid-19 terhadap tiga tenaga kesehatan (nakes) dan satu suami nakes yang bertugas di Puskesmas Sungai Pinyuh.

“Sejak diumumkan konfirmai positif Covid-19 terhadap nakes itu, maka kita putuskan untuk melakukan langkah penanggulangan dan penanganan cepat untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dilingkungan Puskesmas Sungai Pinyuh,” tegasnya.

Caranya, ungkap Camat, yakni dengan melakukan sterilisasi lingkungan Puskesmas Sungai Pinyuh. Petugas pun dipastikan dia secara rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruangan, bangunan, dan peralatan, serta perangkat yang ada di Puskesmas Sungai Pinyuh.

“Semua fasilitas dan infrastruktur yang ada di lingkungan Puskesmas Sungai Pinyuh harus disterilkan dengan cairan disinfektan. Dan sekarang proses sterilisasi masih berlangsung,” tuturnya.

Tak hanya melakukan sterilisasi lingkungan, mereka juga melakukan uji usap kepada seluruh nakes di Puskesmas Sungai Pinyuh. Mulai dari kepala Puskesmas, dokter, tenaga medis, perawat, hingga penjaga kantin di lingkungan Puskesmas Sungai Pinyuh tak luput dari pemeriksaan.

“Untuk melaksanakan seluruh upaya ini, maka kita terpaksa melakukan penutupan sementara aktivitas pelayanan kesehatan Puskesmas Sungai Pinyuh. Insyaallah tanggal 16 September nanti pelayanan sudah berjalan normal seperti sediakala,” harapnya.

Pada Rabu (9/9), Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian mengumumkan tiga nakes dan satu suami nakes Puskesmas Sungai Pinyuh terkonfirmasi positif Covid-19. Mukhtar mengatakan, keempat pasien positif itu diduga terpapar Covid-19 setelah melakukan kontak langsung dengan pasien positif kluster STT Anjongan.

“Kami akan melakukan tracking terhadap seluruh keluarga nakes Puskesmas Sungai Pinyuh yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagian sudah kita ambil sampel untuk tes usap dan besok akan dilanjutkan lagi,” ujarnya. (wah)

error: Content is protected !!