Razia di Warkop, Delapan Orang Reaktif

RAZIA: Pjs Bupati Sintang Florentinus Anum saat memantau langsung razia protokol kesehatan Covid-19. ARIS MUNANDAR/PONTIANAK POST

SINTANG—Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang melakukan razia penerapan protokol kesehatan (prokes) oleh Tim Satgas  Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang di 15 lokasi, Sabtu (7/11). Sejumlah 226 orang dilakukan tes cepat. Delapan diantaranya reaktif.

Ada 94 personil Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang yang diturunkan dan  mulai bergerak di Pendopo Bupati Sintang sekitar pukul 20.30 WIB yang dibagi ke dalam dua tim. Guna melakukan razia dan penegakan Peraturan Bupati Sintang Nomor 60 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sintang.

Koordinator Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sintang Martin Nandung menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari anggota Polres Sintang, Kodim 1205 Sintang, BPBD, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, BKPSDM, Bagian Hukum, Mahasiswa dan Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dibagi kedalam dua kelompok dengan sasaran berbeda. Satu tim bergerak ke arah Lintas Melawi dan satu tim bergerak ke arah Jalan JC Oevang Oeray.

“Kegiatan operasi  nonyustisi berupa penerapan sanksi sosial, dengan mengambil sasaran kepada para pelaku usaha yang berada di sepanjang Jalan Pangeran Muda, Jalan Pattimura, Jalan PKP Mujahidin, Jalan Lintas Melawi, dan tempat hiburan malam. Tim yang bergerak ke Jalan Lintas Melawi melakukan rapid test kepada karyawan dan pengunjung  salah satu warung kopi (warkop),” ujarnya.

Total ada 226 orang yang terdiri dari 214 pengunjung dan 12 karyawan warung kopi yang dilakukan tes cepat. Hasilnya, 218 orang nonreaktif dan delapan orang pengunjung terkonfirmasi reaktif. Dari delapan orang tersebut, lima orang asal Sintang dan tiga orang asal Pontianak,” terang Martin Nandung.

Tim lain dengan sasaran Jl. Pangeran Muda, Jl. Pattimura, Jl. PKP Mujahidin dan Jl. YC. Oevang Oeray. Temuan sebanyak delapan orang pelaku usaha tidak menggunakan masker, 33 pengunjung tidak menggunakan masker, serta dua orang pengunjung yang tidak menggunakan masker dengan benar. “Diberikan pilihan sanksi sosial berupa menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengucapkan teks Pancasila serta push up,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Tim Satgas Covid-19 melakukan razia di 15 titik. Ada 34 orang yang diberikan teguran lisan dan 14 orang diberikan sanksi sosial. Namun belum menerapkan sanksi administrasi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang yang juga Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menjelaskan bahwa delapan orang yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test pada operasi malam minggu tersebut akan dilakukan uji usap hari ini (Senin). (ris)

 

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!