Reka Adegan Pembunuhan di Melawi

REKONSTRUKSI: Salah satu adegan yang dilakukan tersangka kepada korban pada kasus penganiayaan disertai pembunuhan di Desa Sidomulyo, Melawi. HUMAS POLRES MELAWI FOR PONTIANAK POST

Hadirkan Tersangka

MELAWI-Polres Melawi menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan disertai pembunuhan dua bersaudara di Desa Sidomulyo yang menewaskan Sandi dan Syifa di Mapolres Melawi, Kamis (27/2) pagi.

Dalam rekonstruksi ini. Ada empat orang saksi yang dihadirkan dalam reka adegan pembunuhan yang menghebohkan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, belum lama ini.

Ketika adegan dimulai, tersangka yang sudah diamankan oleh Polres Melawi sebelumnya ini mulai memperagakan adegan keji yang dilakukannya kepada keluarga korban, termasuk penganiayaan kepada sang ibu dan pembunuhan kepada dua bersaudara, Sandi dan Syifa.

Tersangka DV, memperagakan 43 adegan penganiayaan dan pembunuhan yang dikakukannya kepada keluarga mantan bosnya. Menurut, Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi, tiap-tiap adegan dipaparkan detail di tempat kejadian perkara, yakni rumah korban.

“Ada beberapa adegan, totalnya 43. Mulai dari menyiapkan alat, sampai eksekusi,” Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi.

Tidak semua saksi dihadirkan dalam rekonstruksi. Hanya empat orang saja. Untuk suami korban yang tidak lain ayah dari Sandi dan Syfa juga tidak hadir. Dia sedang berada di Pontianak menunggui istrinya di rumah sakit yang masih menjalani perawatan pasca operasi.

“Hanya empat saksi saja yang kita hadirkan, suami korban masih di Pontianak, menunggu istrinya yangmasih di rumah sakit,” tambahnya.

Kapolres memastikan, usai rekonstruksi pihaknya masih akan mendalaminya kembali perkara ini, jika dianggap adegan yang diperagakan ada yang tidak sesuai. “Kita akan dalami lagi untuk tambahan adegan itu yang dianggap masih kurang,” pungkasnya. (fds)

 

Read Previous

Bangun Homesty di Pulau Juante

Read Next

Orang Berubah, Jejak Digital Tidak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *