Remaja 18 Tahun Edarkan Narkotika

DITANGKAP: MS saat ditangkap polisi sedang menunggu pelanggannya. WAHYU IZMIR/PONTIANAKPOST

Sembunyikan Sabu di Celana

MEMPAWAH– Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Mempawah semakin meresahkan masyarakat. Pasalnya, para pelaku pengedar barang haram itu sudah merambah anak-anak remaja.

Dini hari kemarin, Polres Mempawah meringkus seorang remaja 18 tahun sedang menunggu pembeli narkotika di Jalan Raya Seliung samping Kafe Naura Sungai Pinyuh.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik membenarkan keberhasilannya mengungkap praktek perdagangan narkotika diwilayah Kecamatan Sungai Pinyuh. Pelakunya berinisial MS (18) warga Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL).

Kapolres mengungkapkan penangkapan terhadap MS bermula dari laporan masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya aktivitas perdagangan narkotika dilingkungannya. Menyikapi keresahan itu, petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang mengedarkan barang haram tersebut.
Dari penyelidikan dilapangan, petugas mencuragai MS sebagai salah satu jaringan peredaran narkotika sabu di Sungai Pinyuh. Polisi terus melakukan pendalaman dan pengintaian untuk mendapatkan barang bukti kepemilikan sabu dari tangan MS.

Setelah beberapa waktu mengintai, polisi mendapatkan informasi akan adanya transaksi sabu dari tangan MS kepada pelanggannya. Kesempatan itu pun tak disia-siakan petugas. Mereka melakukan pengintaian dan memantau gerak-gerik MS di Jalan Raya Seliung tepatnya di samping Kafe Naura Sungai Pinyuh yang menjadi lokasi transaksi.

Setelah menunggu hingga tengah malam, polisi pun melihat MS duduk menunggu di samping Kafe Naura. MS terlihat memperhatikan lingkungan setempat untuk memastikan aksinya tidak sedang dalam pemantauan. Tak mau buruannya lepas, polisi langsung melakukan penyergapan terhadap MS.

Alhasil, MS pun tak dapat mengelak. Dirinya tak menyangka jika aksinya masuk dalam Target Operasi (TO) kepolisian. MS tertunduk lesu saat digeledah petugas. Dari penggeledahan itu, petugas mendapati satu paket narkotika sabu yang disimpan di dalam celana MS. Selanjutnya, MS dan barang bukti di gelandang ke Mapolsek Sungai Pinyuh untuk menjalani proses hukum.

“Saat ini, MS masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Petugas kami masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam jaringan narkotika yang diedarkan oleh MS ini,” tutur Kapolres.

Terkait kasus itu, Kapolres mengaku prihatin. Sebab, MS masih tergolong muda dengan usianya yang baru 18 tahun. Namun, sepak terjang MS dalam jaringan narkotika sudah sangat berani dengan mengedarkan barang haram itu.

“Kita menghimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi dan mengontrol aktivitas anak-anaknya. Orang tua harus tahu apa saja yang dilakukan anak dan bagaimana pergaulannya. Agar, para orang tua bisa memberikan nasehat dan mengarahkan anak-anak supaya tidak terjerumus,” tukasnya.(wah)

Read Previous

Api Ludeskan 15 Ruko di Pemangkat

Read Next

Perbaikan Akses ke Sintete Ditunda

Tinggalkan Balasan

Most Popular