Reses Suib ke Desa Antibar Mempawah, JUT dan Infrastruktur Pertanian

PONTIANAK—Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat menjadi kegiatan reses dari Suib, anggota DPRD Kalimantan Barat. Tujuannya kesana yakni mendengar langsung keluhan masyarakat yang mayoritas petani terkait beragam program publik.

Kegiatan reses, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar ini ditemani langsung Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, yakni Kasi Aneka Kacang dan Umbi Bidang Tanaman dan Pangan Dinas Pertanian Provinsi Kalbar, Bader Sasmara. Ada juga anggota DPRD Mempawah Fraksi Hanura, Kepala Desa Antibar, Julkarnaidi, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda setempat bersama lapisan masyarakat lain.

”Reses juga menampung aspirasi dan keluh kesah masyarakat. Dewan Kalbar diberikan jadwal reses 3 kali/tahun per empat bulan. Sesuai tufoksi, kami berusaha menampung aspirasi masyarakat melalui pokok pikiran,” ujarnya.

Beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat yakni masalah infrastruktur pertanian berupa Jalan Usaha Tani (JUT), alat mesin pertanian, pupuk, bibit dan infrastruktur pendukung lain. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat yang memang selama ini kurang disentuh pemerintah.

“Saya akan jalin komunikasi dengan seluruh komponen. Sesuai mekanisme, semua aspirasi akan diperjuangkan guna dibahas bersama mitra kerja eksekutif (Pemprov Kalbar),” ujar Ketua IKA PMII Kalbar ini.

Mursalin, tokoh masyarakat Desa Antibar sangat mendukung penuh apa yang menjadi program Suib, anggota DPRD Kalbar tersebut. “Saya dukung penuh program-program pak Suib, terutama berkaitan pertanian, infrastruktur dan kebutuhan petani,” ucap dia.

Ketua Badan Permusyawaratan, Desa Pasir Palembang menyebutkan banyak aspirasi diinginkan mastarakat. Diantaranya, Jalan Usaha Tani (JUT) dan infrastruktur pendukung pertanian lain.

“Mayoritas warga di Desa Antibar dan Desa Pasir Palembang adalah petani. Keluhannya sama. Kalau bicara kaum petani, besar sekali harapan kami aspirasi berupa JUT dan infrastruktur pertanian, bantuan pupuk, bibit dan lainnya dapat diperjuangkan,” ucapnya. ”Bantuan pertanian sekaligus untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di sini,” timpal dia.

Kepala Desa Antibar, Julkarnaidi menyampaikan ucapan terima kasihnya, kepada Suib telah memilih Desa Antibar penyandang status Desa Mandiri,s sebagai tempat reses.

“Saya optimis pak Suib, punya komitmen kuat dalam rangka menampung aspirasi masyarakat,” ucapnya.(den)

error: Content is protected !!