Retail Tak Lagi Batasi Penjualan Bapok

ANTRI MEMBAYAR: Warga mengantri untuk membayar di kasir usai berbelanja berbagai jenis kebutuhan pokok di Swalayan Mitra Anda Jalan Hasanuddin, Selasa(3/3). HARYADI/PONTIANAKPOST

PONTIANAK – Satuan tugas (satgas) Pangan Polri mengeluarkan surat pemberitahuan tentang tidak diberlukannya lagi aturan tentang pembatasan pembelian sejumlah bahan pokok atau komoditas pangan. Dengan begitu, peretail yang sebelumnya diminta untuk membatasi penjualan sejumlah bapok kepada konsumen, tidak akan membatasi lagi produk yang mereka jual.

“Aturan pembatasan beberapa bahan pokok itu sudah dicabut oleh Satgas Pangan, per 19 Maret 2020 ini,” ungkap Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Perlindungan Konsumen dan Tertib Siaga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalbar, Budi Lestiono, Minggu (22/3).

Sebelumnya, melalui surat bernomor B/1872/III/Res.2.1/2020/Bareskrim tanggal 16 Maret 2020, Satgas Pangan meminta kepada para retail untuk membatasi pembelian sejumlah komoditas, antara lain beras maksimal 10 kilogram, gula maksimal 2 kilogram, minyak goreng maksimal 4 liter, serta mie instan maksimal 2 dus. Dikeluarkannya surat ini, bertujuan untuk menjamin ketersediaan di pasar untuk mengantisipasi panic buying akibat wabah corona.

“Kemarin itu gara-gara adanya panic buying, sehingga satgas pangan mengeluarkan surat edaran untuk pembatasan bahan pokok,” kata dia. (sti)

error: Content is protected !!