Ritual Adat Selam Air untuk Tuntaskan Sengketa Tanah

PROSESI: Kedua belah pihak yang bersengketa mengikuti prosesi adat selam air di Desa Sekendal, Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak, Rabu (27/11). ISTIMEWA

Pilihan Terakhir, Disepakati Bersama, Disaksikan Camat

Mediasi penyelesaian sengketa tanah sawah di Ngapit Kiri Dusun sekendal Desa Sekendal Kecamatan Air Besar tidak kunjung selesai. Namun, sengketa tersebut diselesaikan bersama dengan prosesi adat nan unik yang disebut selam air. Proses ini berlaku di Desa Sekendal Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak.

Miftahul Khair, Air Besar

BERAWAL dari sengketa lahan sawah beberapa waktu lalu. Permasalahan tersebut sudah dimediasi berulang kali. Baik di kampung, hingga ke pihak Polsek Air Besar. Mediasi pun melibatkan pihak Kaling dan Yohanes/Otoh.

Tetapi kedua belah pihak tidak ada yang mau mengalah dan tetap pada pendirian mereka bahwa lahan tersebut milik mereka maka di putuskan oleh Temenggung Desa Sekendal Udek Niko dan disaksikan Oleh Kapolsek Air Besar, Camat, Tokoh masyarakat dan kedua Ahli Waris.

Prosesi Adat Selam Air ini merupakan pilihan terakhir yang dilakukan agar kedua belah pihak puas dan dilihat masyarakat secara langsung yang disaksikan oleh Camat dan Kapolsek Air Besar beserta anggota, (27/11)..

Camat Air Besar F. Hery Sarkinom mengatakan agar kedua belah pihak bisa menerima dan tidak bersengketa lagi dan menerima hasil kesepakatan yang sudah di sepakati bersama.

“Agar ke 2 belah pihak bisa menerima dan tidak bersengketa lagi dan menerima hasil kesepakan yang sudah di sepakati bersama,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Air Besar IPTU R.Doloksaribu menekankan agar ke 2 agar bisa menahan diri apalagi masih ada kaitan keluarga agar masalah ini tidak berlarut tidak merembet ke hal lain.

“Ke 2 agar bisa menahan diri apalagi masih ada kaitan keluarga agar masalah ini tidak berlarut tidak merembet hal lain dan setelah ini agar tanah yang di sengketakan segera ukur dan dibuat surat nya agar jelas secara Hukum,”imbau Kapolsek.

Sebelumnya dilakukan ritual adat prosesi selam air dihadiri oleh ke 2 belah pihak dan disaksikan oleh Kapolsek, Camat, Temenggung Dait Hulu dan masyarakat maka keluar sebagai pemenang dan sah pemilik lahan sengketa tersebut jatuh pada pihak Yohanes alias Otoh. (*)

loading...