RSUD Soedarso Mulai Dipersolek

rsud soedarso
GEDUNG BARU: Gubernur Sutarmidji didampingi plt Kadis PU Syawal Bondoreso seusai menancapkan tiang pertama pembangunan gedung baru RSUD Soedarso kemarin. Rumah Sakit ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar kedepannya. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Target Beroperasi Desember 2020

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) memulai pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso, Selasa (24/9). Dua gedung enam lantai bergaya modern itu ditargetkan sudah bisa beroperasi pada Desember 2020.

Proyek pembangunan gedung baru rumah sakit kebanggaan masyarakat Kalbar ini ditandai dengan pemancangan tiang pertama oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan, untuk menghasilkan pelayanan RS yang baik, harus dimulai dari bangunan fisik yang baik pula.

Pelayanan dan infrastruktur yang baik diyakini bakal meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tersebut. Pria yang akrab disapa Midji ini mencontohkan, masih banyak masyarakat Kalbar yang berobat ke Kuching-Malaysia karena didorong oleh faktor kepercayaan. Padahal jika melihat ketersediaan alat-alat kesehatan, ia memastikan RSUD Soedarso sudah cukup lengkap.

“Untuk membangun kepercayaan itu bisa dilihat dari infrastruktur. Kalau insfrastuktur semrawut mana orang mau percaya,” katanya usai melakukan pemancangan tiang pertama. Oleh sebab itu, dengan pembangunan gedung baru, ia ingin bangunan RS terlihat lebih baik. Setelah itu, pelayanan juga akan terus dibenahi sehingga kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Soedarso semakin meningkat.

“Dengan demikian, bisa mengurangi masyarakat berobat ke luar. Itu tujuannya. Pertama harus infrastruktur dulu,” tegasnya.

Adapun bangunan RS Soedarso baru terdiri dari dua tower setinggi masing-masing enam lantai. Luasnya mencapai 17.900 meter persegi terdiri dari ruang rawat inap kelas III, ruang operasi, ICU/ICUU dan lain sebagainya.

“Kami maunya ke depan rawat inap bisa 500 pasien. Yang lama (bangunan lama) akan direhab menjadi ruang VIP dan VVIP, dinyamankan lagi. Kelas I juga akan direhab setelah ini,” ujarnya.

Midji juga menyebutkan, sebagian bangunan RS yang lama juga bakal dibongkar. Ia ingin agar RS ini lebih banyak memiliki ruang terbuka hijau dan taman. “Saya maunya RS ini banyak taman, supaya orang pagi-pagi bisa olahraga jalan-jalan,” ucapnya.

Sementara untuk pengerjaannya, tahun ini bangunan yang baru ditargetkan selesai secara struktur. Penyelesaian akan dilanjutkan dengan penganggaran tahun depan sehingga pembangunan ditargetkan tuntas pada Desember 2020. “Baru struktur (tahun ini), kemudian tahun ini juga saya suruh tender kembali yang 2020. Saya harap Desember 2020 sudah operasional (gedung baru),” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kalbar M Kebing menyatakan, pihak legislatif mendukung penuh program pembangunan ini. Selama sudah disetujui DPRD, ia memastikan bahwa segala prosesnya tidak akan bermasalah.

“Ini sudah masuk RPJMD yang sudah disetujui juga oleh dewan (DPRD). Tidak mungkin kita tidak setuju. Anggaran tergantung (eksekutif), berapa yang diperlukan, karena sudah masuk dalam RJMD. Kesepakatan di RPJMD harus direalisasikan,” tutupnya.(bar)

loading...