Rumah Terbakar Meteran Listrik Ikut Meledak

KEBAKARAN: Api melahap satu unit rumah berbahan permanen di Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat, Kamis (22/8) malam.IST

PONTIANAK – Kebakaran melanda satu unit rumah permanen di Jalan Komyos Sudarso, Gang Formula, Kelurahan Sungai Beliung, Pontianak Barat pada Kamis (22/8) sekitar pukul 21.30. Rumah milik Rosalina itu rusak parah. Sejumlah barang berharga tak sempat diselamatkan dari kebakaran.
Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah mengatakan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh saksi,

Winarto. Saat kejadian, Winarto bersama keluarga sedang di teras rumah. Saksi melihat gumpalan asap hitam dari arah belakang rumah Rosalina yang berjarak beberapa meter dari rumahnya.

“Saksi bersama warga yang lain datang ke lokasi asap tersebut. Rumah yang dilihat keluar asap itu sudah terbakar. Api dengan cepat menjalar ke ruang tengah dan bagian depan rumah,” ujar Abdullah, Jumat (23/8).

Anggota Polsek Pontianak Barat yang ke lokasi membantu masyarakat mencoba memadamkan api dengan mengandalkan alat-alat yang ada. Ketika sedang menyiram menggunakan ember, kata Abdullah, warga mendengar suara ledakan dari bagian depan rumah. Setelah diperiksa, yang meledak itu meteran listrik di rumah tersebut.

“Melihat hal itu, warga berhenti menyiram karena takut ada ledakan lagi dan besar kemungkinan bisa menyambar ke rumah sebelah,” katanya.

Dia mengungkapkan proses pemadaman makin sulit karena akses jalan sempit sehingga mobil milik petugas pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran. Petugas pemadam kebakaran bisa masuk ke lokasi setelah 20 menit berselang atau pukul 21.50 menggunakan mobil pick up serta sepeda motor untuk membawa pompa air.

“Ketika sampai di lokasi kebakaran, petugas juga menemui kendala lain, yakni sulitnya sumber air karena saat itu kondisi parit sedang kering. Sehingga menyulitkan petugas damkar yang dibantu masyarakat dan juga anggota melakukan pemadaman,” katanya.

Api baru bisa dikuasai sekitar pukul 22.15. Ketika keadaan aman, kondusif, dan api sudah benar-benar tak bersisa, anggota Polsek Pontianak langsung mengambil langkah awal dengan memasang garis polisi agar warga tidak masuk ke lokasi yang terbakar karena dikhawatirkan dinding rumah yang terbakar tersebut bisa roboh. Selain itu, Abdullah juga memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Kami pasang garis polisi sembari melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjut terkait penyebab pasti kebakatan tersebut, apakah sengaja atau tidak,” katanya.

Penghuni rumah, Titin yang merupakan adik dari Rosalina mengaku, tidak mengetahui secara pasti asal muasal datangnya api yang membakar rumah kakaknya tersebut. Karena saat kejadian, rumah sedang dalam keadaan kosong. Dia beserta tiga anaknya sedang berada di luar rumah sesaat sebelum kejadian.
Pukul 21.30, Titin mendengar teriakan dari warga yang mengatakan kebakaran. Ia langsung mengecek ke lokasi yang terbakar. Ia kaget setelah mengetahui bahwa rumah yang terbakar adalah rumah yang ditempati. Sementara Rosalina, kata dia, saat kejadian sedang berjualan baju di Taman Akcaya.

“Saat meninggalkan rumah, kompor dalam keadaan mati. Ia juga tak ada menyalakan lilin atau sumber api apapun waktu keluar. Mungkin dari kabel listrik di dapur itu karena di situ (dapur) ada kabel yang sudah usang dan kondisinya sudah tidak bagus lagi,” katanya. (sig)

Read Previous

Bandara Tetap Steril Demo

Read Next

Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *