Babinsa Koramil 1202-03/Sry Motivasi untuk Semangat Bertahan di Tengah Pandemi
Sambangi Tempat Usaha Pembuat Jipang Rumahan

SAMBANGI : Babinsa Rukma Jaya, Serda Pujianto saat menyambangi tempat produksi jipang milik salah satu warga binaannya, pada Selasa (8/6). IST

BENGKAYANG – Dalam rangka membangkitkan semangat dan ulet kepada para pengusaha kecil menengah (UKM) di tengah pandemi Covid-19, Babinsa Rukma Jaya, Serda Pujianto melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus membantu warga binaannya yang menggantungkan hidup sebagai pengrajin Jipang (salah satu cemilan tradisional).

Kegiatan tersebut dilakukan Serda Pujianto di wilayah binaannya, di sekitar Dusun Bakti Rt.01 / Rw. 03, Desa Rukma Jaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, pada Selasa (8/6).

Serda Pujianto mengatakan kegiatan ini dilakukan selain untuk membangkitkan semangat para pengrajin Jipang, sekaligus untuk memastikan roda perekonomian di wilayah binaannya terus berjalan meski pandemi covid-19 masih berlangsung.

“Terlebih kue jajanan (seperti Jipang) pasti sudah sering kita konsumsi. Para pengrajin ini terus kita dampingi agar kue tradisional ini harus bisa bersaing dan tak kalah pamor dengan kue-kue modern zaman sekarang ini,” jelasnya.

Disamping itu, dirinya juga memberikan penyuluhan kepada para pengrajin Jipang terkait cara memasarkan produk untuk diperjualbelikan. “Disamping itu, kita juga sosialisasikan sekaligus mengedukasi masyarakat untuk tidak lupa menaati prokea covid-19 yang berlaku. Karena pada prinsipnya, masyarakat termasuk pelaku usaha UKM maupun pabrik harus patuh dan menjadi contoh dengan protokol kesehatan yang sudah di atur oleh pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik usaha Jipang di Desa Rukma Jaya, Zainuri mengatakan saat ini untuk persaingan, khususnya sebagai pengusaha jipang rumahan sendiri saat ini tergolong memprihatinkan. Kondisi tersebut lantaran kehadiran pengusaha Jipang yang dibuat perusahaan-perusahaan besar dan ternama. “Dibalik itu kami tetap tidak putus asa di tengah perjalanan dan memilih tetap bertahan dengan kondisi yang ada,” tuturnya.

“Saya harap, hal ini kedepan jadi atensi dari pihak terkait untuk lebih peka kedepannya terhadap pelaku-pelaku usaha menengah kebawah yang sampai saat ini masih bertahan. Paling tidak bisa membantu kami dalam memperkenalkan dan memasarkan produk-produk lokal buatan UKM ke luar-luar daerah,” harapnya. (Sig)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!