Sampaikan Dukungan dari PDI-P

Lasarus

SUNGAI RAYA  — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Barat mulai menentukan sikap dalam memberikan dukungan jelang pemilihan kepala daerah serentak di Kalimantan Barat.  “Untuk di Kabupaten Sekadau, kami sudah mendapat gambaran, dan kami akan tetap mencalonkan incumbent di Sekadau dan pasangan juga tetap sama dengan pasangan yang utuh,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Lasarus  saat menggelar jumpa pers, dengan sejumlah media Senin, (20/1) di Kantor DPD PDI-Perjuangan Kalbar di Jalan Arteri Supadio Sungai Raya.

Lantaran di Sekadau saat ini sang bupati, incumben berasal dari partai lain, saat ditanya apakah PDI-P akan mengarahkannya untuk bergabung menjadi kader PDI-P?, kata Lasarus mengenai apakah nanti yang bersangkutan mau bergabung dengan PDI-Perjuangan, tentu pihaknya akan berterimakasih. “Karena yang bersangkutan dari kader partai lain, tentu saya tidak bisa berbicara terlalu jauh, kecuali nanti yang bersangkutan sudah mendapat KTA dari kami, kalau memang serius bergabung menjadi kader PDI-Perjuangan,”jelasnya.

“Di Sekadau bisa maju sendiri, karena selain survey, berdasarkan hasil pantauan saya sendiri  dan pembicaraan dengan sejumlah pihak di Sekadau ini sudah dipastikan akan dan beberapa partai politik yang bergabung bersama kami,” terangnya.  Seperti diketahui, pada tahun 2020 ini akan ada 7 kabupaten di Kalimantan Barat yang akan menggelar pemilihan kepala daerah.  Tujuh daerah yang akan menggelar Pilkada teresebut yakni, Sekadau, Sambas, Putusibau, Melawi, Ketapang, Sintang dan Bengkayang.  “Untuk di Sambas, calon yang akan kami usung masih dalam penjajakan, karena berdasarkan hasil survey yang kami lakukan, memang untuk mengambil keputusan siapa yang akan diusung di Sambas ini masih terlalu dini untuk disampaikan,” paparnya.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan timnya, kata Lasarus, khusus di Kabupaten Sambas sejauh ini belum ada figur yang dominan. “Hasil survey kami, incumbent juga tidak terlalu dominan,” jelasnya.  Sama halnya di Bengkayang, pihaknya juga sudah melakukan survey. Selain survey, PDI-Perjuangn kata dia, juga masih melakukan pembicaraan-pembicaran dengan partai politik lainnya terhadap kader partai politik lain yang diusulkan ke PDI-Perjuangan, dan kader yang telah disiapkan pihaknya.  “Walau masih dalam tahap diskusi dengan partai politik lain, tapi sudah ada bayangan siapa yang akan diusung, cuma belum bisa saya sampaikan. karena ini terkait strategi politik apalagi pembicaraan dengan partai politik lain juga belum tuntas,” terangnya.

Sedangkan di Sintang, lanjutnya, PDI-Perjuangan juga masih melakukan pembicaraan intensif dengan sejumlah partai politik lainnya termasuk berbicara dengan pihak incumbent. “Namun hasilnya juga belum bisa saya sampaikan secara terbuka, karena masih dalam tahap pembicaraan sangat intens,” jelasnya.

Untuk di Putusibau,kata Lasarus pihaknya telah memiliki gambaran untuk mendorong kadernya maju dalam Pilkada. “Hanya saja kader kami ini masih belum bisa ditentukan untuk berpasangan dengan siapa nantinya, karena sebagian parpol baru membuka pendaftaran,” jelasnya. Sementara lanjutnya, dukungan yang ditentukan pihaknya akan mengacu pada survey yang dilakukan. “Padahal target kami di Februari seluruh rekomendasi sudah harus selesai,” jelasnya.

Di Melawi lanjut dia, pihaknya juga sedang melakukan pembicaraan dengan pihak incumbent dan partai politik lainnya. “Karena perkembangan dinamika politik di Melawi cukup tinggi, apakah incumbent masih berpasangan dengan antara bupati dan wakil masih belum dapat gambaran yang jelas, jadi komposisi calonnya masih dalam penggodokan, termasuk kami juga masih menyesuaikan diri,” terangnya.

Hampir disetiap daerah kata Lasarus, pihaknya membutuhkan koalisi untuk mencalonkan figur yang akan diusung dalam Pilkada nantinya. Sedangkan di Ketapang, kata Lasarus, pihaknya sudah dapat formatnya. “Nanti pada wkatunya akan saya sampaikan.  Kami akan berpasangan dengan siapa, tetapi kami tetap mendorong kader juga disana, apakah nanti sebagai  bupati atau wakilnya, yang pasti salah satunya harus dari kader PDI-Perjuangan,” paparnya.

Ditanya strategi apa yang dilakukan PDI-Perjuangan untuk memenangkan Pilkada serentak di Kalimantan Barat, kata Lasarus tentu pihaknya tidak mudah memutuskan mendukung siapa saja yang akan diusung dalam Pilkada kali ini.  “PDI-Perjuangan akan ambil bagian pasti. saya sudah sepakati dengan pengurus DPD, kalau bisa kami ambil bupatinya, ya harus diupayakan ambil bupatinya. kalaupun tidak bisa kami ambil wakilnya,” terangnya.

Jika pada akhirnya tidak menemukan kader yang mumpuni untuk menjadi wakil, maka kata Lasarus pihaknya akan mendukung figur yang memiliki elektabilitas yang baik. “ini bagian dari strategi kami untuk menghadapi Pilkada serentak nanti,” ujarnya, seraya menegaskan target yang di tetapkan DPP PDI-Perjuangan dalam Pilkada serentak di Kalimantan Barat kali in sebesar 60 persen.

“Tentu kami realistislah, karena Pilkada ini kan sangat terkait dengan figur. makanya figur ini juga menjadi penentu. makanya selain kader terbaik, kami juga mencari figur yang memiliki elektabilitas yang bagus, penerimaannya di masyarakatnya juga bagus. kalau sekedar cari menang, kami tinggal ikut yang kuat saja. namun kader kami tidak memiliki kesempatan untuk maju,” paparnya.

Di sisi lain kata Lasarus, pihaknya juga sudah lelah lantaran belajar dari pengalaman sebelumnya. Dia menceritakan, belajar dari pengalaman sebelumnya, setelah didukung pihaknya habis-habisan, namun ternyata orang yang diusung dan duduk menjadi kepala daerah beberapa ada yang pindah ke partai lain. “Ada juga yang sudah didukung, dan jadi atau terpilih, namun saat diundang ke acara partai tidak pernah datang. padahal kami sudah mati-matian mendukungnya, namun setelah jadi banyak yang lupa atas dukungan yang kami berikan,” ungkapnya.

Agar kasus serupa tidak terulang, Lasarus mengaku, dalam Pemilihan kepala daerah serentak kali ini pihaknya pun akan lebih selektif menentukan figur untuk diusung. “Siapa yang memiliki komitmen bagus, untuk turut serta membangun daerah dan masyarakat menjadi lebih baik, maka akan kami berikan dukungan, sehingga kami juga bisa terdongkrak untuk perolehan suaranya dalam Pilkada kali ini,” jelasnya.

Artinya siapapun figurnyaLasarus menegaskan, pihaknya sangat moderat , siapa yang diinginkan masyarakat bayak dan memliki kepemimpinan yang baik, pihaknya akan memberikan dukungan, meskipun dari partai lain. “Meski begitu strategi partai, misalnya ada calon bupatinya yang memiliki elektabitasl baik diluar kader kami, namun wakilnya akan kami dorong dari kader PDI- Perjuangan dan saya rasa ini logis,” pungkasnya. (ash)

error: Content is protected !!