Sasar 100 Prajurit

VAKSINASI: Tenaga kesehatan saat menyuntikkan vaksin ke lengan atas salah satu personil Korem 121 Alambhana Wanawai, Rabu (9/6).FOTO ISTIMEWA

SINTANG-Prajurit Korem 121 Alambhana Wanawai melaksanakan vaksin Covid-19 di rumah sakit tingkat IV Sintang. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah penyebaran virus corona, Rabu (9/6).

Tak hanya prajurit, total 100 orang yang divaksin juga sebagian merupakan Persit KCK Koorcab Rem 121. Mereka melaksanakan vaksin corona untuk tahap 1. Sebagai tindak lanjut dari personel yang belum melaksanakan program vaksinasi, kegiatan vaksin ini dilaksanakan secara bertahap yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada 7 Mei 2021.

Menurut Danrem 121 Alambhana Wanawai Brigjen TNI Ronny melalui Kapenrem 121 Alambhana Wanawai Mayor Inf Supriyono mengatakan, personel TNI sangat berisiko tinggi terpapar Covid-19 ketika bersinggungan dengan masyarakat. Oleh karena itu, personel Korem 121 Alambhana Wanawai tidak boleh terpapar virus, apalagi sampai menularkan virus kepada masyarakat.

“Meskipun telah divaksin, kepada seluruh personel untuk tetap menjalankan protokol kesehatan karena itu merupakan senjata utama untuk melawan Covid-19,” ujar Supriyono

Lebih lanjut disampaikan, pelaksanaan vaksinasi ini turut mendukung program pemerintah bahwa setiap prajurit TNI dimanapun bertugas wajib melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sebagai upaya untuk melindungi diri, keluarga dan orang lain serta untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Sementara itu, Menurut Dandenkesyah Sintang Letkol Ckm Hadi Mulyono, kegiatan vaksin personel Korem 121 Alambhana Wanawai merupakan lanjutan pemberian vaksin yang sebelumnya sudah dilaksanakan yaitu pada tanggal 7 Mei. “Karena vaksin datangnya bertahap, sehingga pemberiannya pun secara bertahap. Namun kita tetap upayakan seluruh prajurit harus divaksin, sesuai program dari Pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut Letkol Ckm Hadi Mulyono menambahkan bahwa pemberian vaksin ini aman. “Karena tentunya vaksin telah melalui tahapan ilmiah, semua vaksin sudah diuji coba melalui tiga fase, jadi jangan takut,” ujarnya.

“Apabila kalau ada gejala demam, mengigil dianjurkan minum parasetamol, tapi kalau berlanjut petugas kami siap menanganinya. Hal ini saya sampaikan bahwa beredarnya kabar pasca vaksin, yang mengalami demam, mengigil mual. Memang seperti umumnya jika menerima injeksi ada rasa nyeri atau demam. Tapi insyaallah aman,” pungkasnya. (ris)

error: Content is protected !!
Hubungi Kami!