Satarudin Nahkodai DPRD Pontianak

dprd pontianak

Kerja Pertama Kejar Pembentukan Kelengkapan Dewan dan Pembahasan APBD 2020

PONTIANAK-Satarudin sah menjadi Ketua DPRD Pontianak periode 2019-2024. Pelantikan unsur pimpinan itu dilakukan Kamis (7/11) kemarin di kantor DPRD Pontianak oleh Ketua Pengadilan Negeri. Setelah menjabat Ketua DPRD Pontianak, Satarudin akan bergerak cepat dengan target penyelesaian pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

“Pelaksanaan pelantikan Ketua DPRD Pontianak berjalan lancar. Usai dilantik saya akan bergerak cepat. Pertama-tama pembentukan perangkat kelengkapan dewan akan dilakukan, kemudian secepatnya pembahasan APBD 2020  kami lakukan,” ungkap Satarudin.

Waktu buat membahas APBD 2020 ini sudah tidak lama lagi. Terakhir 30 November. Makanya dia akan bergerak cepat untuk melakukan pembahasan APBD ini. Penyisiran penggunaan anggaran 2020 akan dilihat detail.

Ditanya fokus anggaran di 2020 mendatang Satarudin melihat bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan masih menjadi fokus. “Seperti jembatan, turap penyelesaian pelebaran jalan tahun depan akan dilanjutkan. Termasuk rencana besar lain, yaitu pembangunan Rumah Sakit di Kecamatan Pontianak Utara juga akan dimulai tahun depan,” katanya.

Ditanya soal sinergi dengan Pemkot Pontianak, dia yakin akan terjalin dengan baik. Kuncinya kooordinasi dan komunikasi. Jika semua berjalan senada, dia optimis pembangunan Kota Pontianak akan sesuai dengan perencanaan. Dalam kesempatan itu dia juga tak segan melemparkan kritikan soal kebijakan yang dianggap memberatkan masyarakat. “Kritikan akan kami layangkan jika terdapat kebijakan yang tak berpihak pada masyarakat. Apa yang kami lakukan demi kemajuan Pemkot Pontianak,” katanya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan usai pelantikan Ketua DPRD dan unsur pimpinan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan kelengkapan dewan. Setelah kelengkapan dewan sudah jadi, maka pembahasan APBD 2020 menjadi konsentrasinya.

Menanggapi soal APBD 2020 sebenarnya sudah dibahas di KUA PPAS oleh dewan sebelumnya. Artinya dalam pembahasan APBD 2020 nanti tidak akan terdapat banyak hambatan. Meski demikian Edi meminta agar pelaksanaannya dilakukan dengan cepat.

Dia menambahkan pada dewan periode baru Wali Kota mengajak bersama-sama untuk berkolaborasi membangun Pontianak semakin maju dan masyarakatnya bisa semakin sejahtera.(iza)

Read Previous

MTQ XXXI Kabupaten Mempawah Sukses

Read Next

Tim Putra Santo Paulus dan Santu Petrus Pastikan Tiket Final

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *