Satu Anggota Satpol PP Singkawang Reaktif

PERIKSA: Para personel Satpol PP Singkawang menjalani pemeriksaan rapid test yang dilakukan Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

SINGKAWANG—Satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Singkawang dinyatakan reaktif covid-19 setelah dilakukan tes cepat seluruh persenel Satpol PP yang dilakukan Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang.

Kepala Satpol PP Singkawang Karjadi mengatakan, kondisi anggotanya yang reaktif tersebut dalam keadaan baik.  “Beliau setelah dinyatakan reaktif langsung dilakukan swab di RS Abdul Aziz, Sabtu (17/5) pagi. Lalu malamnya saya berkunjung ke rumahnya di Singkawang Tengah. Saya lihat dalam kondisi segar bugar dan baru selesai buka puasa bersama keluarga,” ungkap Karjadi kepada koran ini,  Minggu (17/5).

Bahkan, Karjadi menambahkan, bahwa istrinya juga sudah menjalani rapid test dan dinyatakan hasilnya nonreaktif. “Saat ini beliau kita sarankan unntuk melakukan karantina mandiri ketat sesuai saran dokter. Tidak boleh kemana-mana selama 14 hari dan kami berharap hasil swabnya dinyatakan negatif,” ujar Karjadi.

Sebelumnya, 81 personel Satuan Polisi Pamong Praja Kota Singkawang menjalani pemeriksaan rapid test. Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang. Tes cepat dilakukan selama tiga hari mulai 13-15 Mei 2020.

Rapid test tersebut merupakan realisasi dari permintaan Satpol PP kepada pimpinan mengingat personil Satpol PP sangat intens berinteraksi keluar.

Karjadi mengatakan, dari 81 Personil yang dilakukan rapid test, satu diantaranya dengan hasil reaktif.

“Dari 81 personil yang di rapid test, satu orang dengan hasil reaktif, dan yang lainnya dengan hasil nonreaktif,” katanya.

Sehingga, kata Karjadi, personil Satpol PP yang rapid reaktif tersebut diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dan tidak berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Kemudian, Sabtu (16/5) yang bersangkutan telah dilakulan pengambilan sampel swab.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, dr. Barita mengungkapkan yang bersangkutan berstatus orang tanpa gejala (OTG). Keluarga kontak erat dengan yang bersangkutan telah dilakukan tes cepat.

“Keluarga yang kontak erat, telah kita tes. Semuanya nonreaktif. Namun yang bersangkutan akan menjalani pemeriksaan swab,” ungkap Barita. Saat ini yang bersangkutan wajib menjalani isolasi mandiri di rumah dan tidak berinteraksi di luar. (har)

Read Previous

Tak Ada lagi Sahut-sahutan Dentuman Meriam

Read Next

Perketat Tiga Lokasi Pintu Masuk Kota Singkawang



2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *