Satu Guru dan Dua Siswa Landak Positif Covid-19, Sekolah Tatap Muka Resmi Ditunda

NGABANG – Pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Landak kembali bertambah tiga kasus. Alhasil Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Landak resmi ditunda setelah satu guru dan dua siswa dinyatakan positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri menerangkan, dengan adanya penambahan kasus ini, Pemkab Landak masih menunggu surat edaran dari Gubernur Kalbar mengenai kebijakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“(Sekolah) tatap muka tunda dulu,” katanya saat dihubungi Pontianak Post, Selasa (11/8).

Adapun sekolah yang dilakukan pengambilan sampel swab, yakni SMAN 1 dan SMPN 1 Ngabang. Pengambilan sampel dilakukan kepada seluruh guru dan siswa kelas 9 dan 12 di dua sekolah tersebut.

Hasilnya, tiga dinyatakan positif, yakni seorang guru di SMPN1 Ngabang. Lainnya, dua siswa di SMAN 1 Ngabang.

“Sampel swan kita kirim sekitar 10 hari yang lalu. Baru pada tanggal 9 Agustus lalu hasilnya keluar laboratorium Untan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, ketiganya merupakan pasien asimtomatik atau tidak menunjukkan gejala klinis. Pasien kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Isolasi mandiri karena tidak ada gejala klinis,” kata Subanri.

Selain itu, pihaknya kini tengah melakukan tracing kepada kontak erat pasien.

“Kita ambil sampel swab kepada semua yang kontak erat. Termasuk keluarga atau tetangga dan lainnya,” jelasnya.

Sebagai informasi, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Landak kini berjumlah 23 kasus. 20 diantaranya sudah nyatakan sembuh. (mif)

loading...