Satu Lagi Maskapai Dilarang Terbang, Midji : Pengawasan di Bandara Jelek dan Asal

Gubernur Kalbar, Sutarmidji. foto Shando Safela

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengkritik pengawasan penumpang di Bandar Udara (Bandara) yang terkesan asal-asalan. Hal ini diungkapkan karena kembali ada satu maskapai rute Surabaya-Pontianak kedapatan membawa penumpang yang reaktif pemeriksaan Rapid Test Covid-19.

“Hari ini saya melarang satu lagi maskapai terbang dari Surabaya ke Pontianak, karena penumpangnya tes rapid-nya ada yang reaktif. Jadi ada dua maskapai yang dilarang untuk waktu satu minggu,” ungkapnya, Senin (3/8).

Midji sapaannya mengatakan jika kedapatan lagi maskapai yang bersangkutan membawa penumpang reaktif maka pihaknya akan larang sampai tiga bulan.

“Mohon maaf kalau ada ygang mau ke Surabaya, anda harus lewat Jakarta. Saya tegaskan ke maskapai kalau kami tidak lengah demi masyarakat Kalbar. Ini menunjukan jeleknya pengawasan di bandara (dan) asal,” pungkasnya.(bar)

error: Content is protected !!