Satu Lagi Pasien Covid-19 Asal Landak Meninggal Dunia

Pasien covid-19 meninggal dunia dimakamkan di desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, Sabtu (21/11). Foto Istimewa

NGABANG – Satu lagi pasien konfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, Sabtu (21/11). Tambahan satu pasien meninggal dunia tersebut berasal dari Kecamatan Mempawah Hulu.

Pasien laki-laki berusia 44 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Dr Soedarso Pontianak. Ia dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Batu Catur, Desa Sabaka Kecamatan Mempawah Hulu.

“Berdasarkan data yang kami peroleh dari Dinkes (Dinas Kesehatan), provinsi Kalbar hari ini terjadi penambahan 1 pasien yang meninggal karena positif Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Landak, Subanri saat dikonfirmasi Pontianak Post Sabtu (21/11).

Penambahan 1 pasien yang berasal dari Kecamatan Mempawah Hulu tersebut, menambah panjang daftar pasien meninggal dunia di wilayah tersebut. Total pasien yang meninggal akibat terpapar Covid-19 asal Kabupaten Landak meningkat menjadi 6 orang.

Ia mengatakan, pasien bukan merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Karangan, sehingga tidak diketahui rekam medis pasien tersebut.

“Saya blm dapat laporan datanya, tapi pasien ber-KTP Kecamatan Mempawah Hulu, ia meninggal di RSUD Dr Soedarso Pontianak, sudah dimakamkan di alamat sesuai KTP sesuai protokol kesehatan. Itu dulu info sementara,” ucapnya.

Pemakaman pasien pun berjalan lancar. Tak ada laporan mengenai terjadinya gejolak, bahkan penolakan terhadap jenazah.

Kapolsek Mempawah Hulu, Iptu Asep Tabroni mengatakan, dua personel pihaknya mengawal pemakaman dengan protokol kesehatan. Dalam proses pemakaman tersebut dipandu oleh tim dari Puskesmas Karangan.

“Dalam prosesi pemakaman warga di sekitar kuburan tidak ada yang menolaknya,” kata Kapolsek.

Sementara itu dalam prosesi pemakaman turut hadir pihak keluarga. Menurut keterangan keluarga, kata Kapolsek, pasien memiliki riwayat sakit ginjal dan tekanan darah tinggi.

“Informasi dari arga Desa Sabaka, warga tidak mengetahui kapan pasien masuk RSUD Dr Soedarso. Karena almarhum tidak tinggal di desa tersebut melainkan di Pontianak untuk bekerja,” jelas Kapolsek.

Sebagai informasi, berdasarkan data Dinas Kesehatan Landak pada 19 November 2020 total konfirmasi positif di Kabupaten Landak berjumlah 160 orang. Dengan kasus aktif 67 orang tengah menjalani isolasi. Sementara 88 orang lainnya telah dinyatakan sembuh. (mif)

error: Content is protected !!