Satu Pasien Warga Pontianak Diisolasi Dalam Tahap Pengawasan Virus Corona

Suasana ruang isolasi di RSUD dr Soedarso yang menjadi rujukan. foto Idil Aqsa

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalbar, Harrison mengkonfirmasi saat ini ada satu warga Pontianak yang berstatus dalam tahap pengawasan pneumoni novel corona.

Dia mengungkapkan pasien tersebut merupakan warga Pontianak yang baru saja pulang dari Kuala Lumpur, Malaysia yang tiba pada Jumat (31/1) kemarin dan saat ini tengah dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Soedarso.

“Saat itu kondisi pasien saat pulang dalam keadaan sakit dan langsung dibawa berobat ke Rumas Sakit Mitramedika pada 1 Februari. Setelah itu pasien dirujuk kembali ke RSUD Soedarso, mengingat kondisi pasien mengalami batuk, pilek, pneumoni dan yang bersangkutan juga punya riwayat baru pulang dari negeri. Dan saat ini pasien dirawat di ruang Isolasi,” jelasnya kepada awak media, Senin (3/1).

Kendati demikian, Harrison menjelaskan bahwa pasien saat ini belum dapat dipastikan positif atau negatif mengidap virus corona. Hanya saja yang bersangkutan memiliki gejala yang mirip dengan virus yang pertama kali ditularkan dari negeri tirai bambu tersebut.

Harrison memaparkan setidaknya ada empat tahapan dalam menentukan apakah seseorang bisa dikatakan positif atau negatif mengidap virus corona.

Yakni pertama tahap pemantauan yaitu dimana seseorang mengidap gejala batuk, flu, serta pneumoni.

Kedua yaitu ketika seseorang memiliki gejala penyakit seperti ditahap satu, ditambah memiliki riwayat perjalan luar negeri terutama dari negara terjangkit.

Ketiga tahap probabel yakni adanya kejanggalan dan harus dilakukan pemeriksaan konfirmasi laboratorium terlebih dulu. Keempat adalah tahap konfirmasi dimana keputusan akhir apakah seseorang positif atau negatif terkena virus corona.

“Sementara untuk satu pasien yang dirawat ini masih dalam tahap kedua, yakni pengawasan karena yang bersangkutan memiliki gejala yang sama serta memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri,” jelasnya.

Dia mengungkapkan saat ini data spesifik terkait pemeriksaan pasien yang dilakukan pengawasan tersebut sudah dikirim ke Jakarta untuk dipastikan oleh Menkes pusat.

“InsyaAllah besok (4/2) kita bisa dapat konfirmasinya dari pusat terkait positif atau negatif (mengidap virus corona),” tutupnya. (sig)

Read Previous

Karena Corona, Arwana Gagal Masuk China

Read Next

Kapolda Kalbar Diganti

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *