Satu Warga Sambas Positif Covid-19, Peserta Tabligh Akbar Malaysia

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson.

PONTIANAK-Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang terkonfirmasi atau dinyatakan positif (Covid-19). Pasien ini merupakan warga Kabupaten Sambas yang menghadiri tabligh akbar di Masjid Sri Petaling Kuala Lumpur, Malaysia pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020 lalu.

Kabar ini diumumkan langsung oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji lewat media sosial, Kamis (26/3). “Berita yang kurang baik, satu lagi pasien dalam pengawasan/PDP asal Sambas dengan riwayat ikut Tabligh Akbar di Malaysia positif (Covid-19), tetapi yang bersangkutan kondisinya baik,” tulis Midji sapaan akrabnya.

Saat dikonfirmasi Midji mengatakan PDP ini kondisinya sangat sehat dan segar. Secara fisik yang bersangkutan layak untuk dikeluarkan dari Rumah Sakit. “Dia segar bahkan mau dikeluarkan, tapi harus melalui tes lab dulu dua kali, kalau dua kali negatif berarti sembuh,” katanya.

Selain menyampaikan kondisi pasien keempat yang dinyatakan positif di Kalbar itu, Midji juga menginformasikan hasil laboratorium terhadap pasien positif pertama yang masih diisolasi di RSUD Soedarso. “Untuk pasien pertama yang positif (di Kalbar) sudah baik, hasil tes pertama sudah negatif, kita masih tunggu hasil tes kedua, semoga negatif lagi dan yang bersangkutan boleh pulang. Istrinya yang positif sehat juga tinggal tunggu hasil laboratorium,” terangnya.

Orang nomor satu di Kalbar itu lantas menyarankan kepada warga yang memiliki riwayat menghadiri tabligh akbar di Masjid Sri Petaling Kuala Lumpur, Malaysia agar menjalankan prosedur isolasi mandiri. Saat ini menurutnya sudah ada empat orang PDP di Kalbar yang memiliki riwayat terkait acara tersebut. “Saran saya semua yang ikut tabligh akbar di Malaysia karantina diri, jaga jarak dengan orang lain termasuk keluarga, jika sakit segera ke dokter,” pesannya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan PDP yang dinyatakan positif ini seorang pria berusia 46 tahun. Memiliki riwayat ke Kuala Lumpur Malaysia pada 28 Februari 2020. Kemudian pulang ke Indonesia pada 3 Maret 2020 melalui PLBN Aruk, Kabupaten Sambas.

“Tanggal 13 Maret masuk rumah sakit, kami ambil sampel spesimennya pada 14 Maret, hasilnya baru hari ini kami mendapat jawaban terkonfirmasi (positif) Covid-19. Keadannya sudah sehat, tapi karena sampelnya positif maka kami masih menahan pasien ini di ruang isolasi,” pungkasnya.(bar)

Read Previous

MUI Kalbar Serukan Tiadakan Shalat Jumat

Read Next

Keuskupan Agung Pontianak Perpanjang Misa Tanpa Jemaat hingga 15 Mei

One Comment

  • Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *