Sediakan Dua Jenis Pembayaran Non Tunai

ilustrasi

PONTIANAK – Pembayaran non tunai yang diimplementasikan pada SPBU Pertamina di Kota Pontianak dan sekitarnya menyediakan dua jenis pembayaran. Pertama menggunakan kartu, yang kedua berbasis QR Code.

“Instrumen yang digunakan dalam elektronifikasi pembelian BBM non tunai yaitu uang elektronik, kartu debet/kredit, serta aplikasi fintech berbasis QR code baik yang diterbitkan bank maupan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP),” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Barat, Prijono.

Implementasi pembayaran BBM secara non tunai di SPBU ini, dikatakan dia, mendapatkan dukungan dari perbankan seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Kalbar, serta provider Telkomsel, Indosat dan Tri serta XL Axiata.

Dia menyebut, untuk transaksi menggunakan kartu debet dapat dilakukan di semua SPBU dengan memanfaatkan mesin-mesin EDC yang tersedia, serta kebutuhan pengisian kembali uang elektronik (top up) dapat dilakukan di bank terdekat, ATM, SPBU, maupun ritel modern. “Uang elektronik dapat diperoleh di bank, toko ritel modern, dan pengisian uang elektronik atau top up dapat dilakukan di bank terdekat, ATM, SPBU, serta toko ritel modern,” kata dia.

Ada sekitar 22 SPBU di Kota Pontianak dan sekitarnya telah siap mengimplementasikan transaksi BBM secara non tunai. Berdasarkan data dari KPw BI Kalbar, perbankan sebagian besar sudah siap melayani pembayaran non tunai tersebut. Rinciannya, Bank Mandiri tersedia di 19 SPBU, Bank BNI 13 SPBU, Bank BRI 10 SPBU, serta Bank Kalbar dan BCA 19 SPBU. Sementara pembayaran berbasis QR code menggunakan aplikasi Link Aja, tersedia di dua SPBU.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota Pontianak merilis kembali implementasi pembayaran secara non tunai di seluruh SPBU yang ada di Kota Pontianak. Implementasi tersebut akan dilakukan secara bertahap, hingga pada Desember 2019 nanti, akan diberlakukan secara penuh untuk semua jenis bahan bakar.

Pada tahap I Bulan September 2019 akan diberlakukan tiap hari Minggu, tahap ll Bulan Oktober 2019 diberlakukan tiap hari Selasa dan Minggu, tahap III Bulan Oktober 2019, diberlakukan tiap hari Selasa, Kamis dan Minggu, serta di tahap IV Bulan Desember 2019 diberlakukan setiap hari.

Pencanangan elektronifikasi SPBU atau 100 persen pembayaran non tunai pada 1 Desember 2019 mendatang pastinya membutuhkan komitmen perbankan dalam menjaga ketersediaan kartu elektronik. Prijono memastikan perbankan telah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan akan uang elektronik yang diperlukan oleh masyarakat. Selain itu, infrastruktur pendukungnya juga telah dipersiapkan.

“Dengan Implementasi BBM Non Tunai 100 persen, layanan pembayaran di SPBU menjadi lebih cepat, praktis dan nyaman sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kelancaran transaksi di SPBU,” jelas dia. (sti)

Read Previous

Manusia itu Umat yang Satu

Read Next

PT Permata Lestari Gelar Baksos di Perbatasan

Tinggalkan Balasan

Most Popular