Sedih Sekaligus Bersyukur Atas Kematian Iron Man

Cerita Pengoleksi Action Figure

“Lebih baik menyesal membeli daripada menyesal tidak membeli.”

SEMAKIN maraknya film superhero seperti Avengers, pencinta action figure juga semakin meluas. Ada kepuasan dan prestise tersendiri yang didapatkan, seperti itulah yang dikatakan oleh Tomi Sho, salah satu kolektor sejati action figure di Pontianak. Ada lebih dari empat etalase penuh berisi koleksinya yang didominasi oleh Iron Man, superhero favoritnya. (neke)

Sejak kapan mulai tertarik mengoleksi action figure?
Aku mulai mengoleksi sejak enam tahun lalu, berarti sejak 2013. Waktu itu aku nonton film Iron Man yang pertama lalu lanjut film Avengers. Nah, dari situ aku suka dengan Iron Man dan mulai mengoleksi action figure-nya.

Action figure apa saja yang dikoleksi?
Dominan sih Iron Man karena aku ngefans banget sama manusia besi ini. Selain action figure, aku juga mengoleksi barang yang aku custom dengan motif Iron Man seperti casing, rice cooker, koper, motor dan masih banyak lagi. Aku suka sama karakter Iron Man karena dia jenius dan hi-tech, dia manusia biasa namun berkat kecerdasannya dia bisa jadi superhero. Selain Iron Man, belakangan aku tertarik dengan Captain America, jadi aku sempat mengoleksi beberapa action figure-nya, perisainya juga aku beli. Selain Marvel, aku juga suka mengoleksi action figure anime, aku nggak nonton sih tapi suka lihatnya, jadi aku beli.

Dimana biasa mendapatkan action figure tersebut?
Aku tergabung dalam grup Facebook pencinta Iron Man, dari situ aku banyak bertemu orang yang menjual action figure Iron Man. Selain itu, karena banyak teman yang tahu kalau aku merupakan fans Iron Man dan mengoleksi karakternya, mereka suka menawari aku, jadi kadang aku juga suka nitip beli ketika mereka lagi di luar negeri. Nah, beberapa website hot toys juga menjadi tempat aku untuk membeli action figure. Kebanyakan aku beli dari Singapura, Hongkong dan ada beberapa yang official Marvel di Amerika.

Apa keseruan dalam memburu action figure?
Paling seru itu ketika memperebutkan action figure yang dilelang di Facebook. Untuk mendapatkan ini kita harus adu cepat dan standby karena ada batas waktunya. Biasa dimulai tengah malam. Biasa aku pasang alarm 23.30 wib biar bisa ikutan lelang, tapi ada saat dimana aku ketiduran jadinya pas bangun sedih lihat item yang diburu udah keduluan orang lain.

Range harga action figure yang dimiliki?
Tergantung bahan, hype dan kelangkaannya. Kalau yang kecil-kecil harganya ratusan ribu tetapi kalau kayak hot toys bisa 2-3juta. Ada juga yang 7-8juta. Nah, yang statue dan besar bisa sampai 15juta. Yang termahal sih statue Hulkbuster, armornya Iron Man yang besar di Avengers: Age Of Ultron dan yang dipakai Hulk di Avengers: Infinity War, harganya mencapai Rp30juta.

Keuntungan mengoleksi action figure apa, sih?
Pertama, aku mendapat banyak teman yang sehobi, kami ketemu di fanpage pencinta action figure, aku jadi mendapatkan banyak relasi. Kedua, kepuasan pastinya, jadi ada kepuasaan tersendiri ketika kita mendapatkan item yang nggak orang lain dapatkan, apalagi kalau barang itu langka.

Apa hal tersulit dalam mengoleksi action figure?
Perawatannya, karena debunya harus sering dibersihkan. Aku biasa membersihkan ini 6 bulan sekali. Kalau cara membersihkan biasa aku pake vacuum dan kemoceng.

Ada action figure yang lagi ditunggu, nggak?
Oh ada, jadi kemarin aku pre-order action figure Iron Man dengan pose waktu dia menjentikkan jarinya di film terakhirnya, Avengers: Endgame. Nah, memang kalau pemesanan itu biasanya menunggu 6 bulan hingga setahun sampai barangnya datang. Kebetulan, action figure ini mungkin menjadi yang terakhir aku beli. Ada sedih dan bersyukur juga sih akan kematian Iron Man. Sedih karena nggak bisa menyaksikan kehebatan superhero favorit kita lagi. Bersyukur karena nggak ada seri terbaru lagi yang mesti dibeli, hehe. Jadi, aku berpikir akan pensiun dari action figure.

Kalau pensiun, ada rencana untuk menjual koleksinya?
Nggak ada! Aku sayang sekali sama koleksi ini. Semua action figure ini memiliki cerita masing-masing dalam mendapatkannya. Ada kesusahan dan jerih payah untuk mendapatkannya.

KOLEKTOR SEJATI: Tomi dan koleksi action figure-nya yang didominasi oleh karakter Iron Man, si manusia besi yang jadi karakter favoritnya. Foto: Fiqrie / Zetizen Pontianak

IN FACT

  • Tomi juga suka meng-custom action figure miliknya, dari yang penampilan original menjadi Iron Man yang habis berperang. Butuh budget 2-3juta untuk meng-custom action figure-nya karena dia harus mengirim dan memodifikasinya di pulau Jawa.
  • Sebagai kolektor sejati, Tomi memiliki motto “lebih baik menyesal membeli daripada menyesal tidak membeli”. Tulisan ini juga tertempel pada etalase action figure miliknya.
  • Dari semua action figure miliknya yang bila dihitung mungkin lebih dari 500 buah, action figure favorit Tomi justru Iron Man yang klasik dan mirip dengan komik aslinya.

 

Read Previous

Sofyan Sebut 90 Persen Tanah Milik Negara, Bukan Tanah Hashim Atau Luhut

Read Next

Asprov dan Klub se Kalimantan Dukung Iwan Bule Jadi Ketum PSSI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular