Sektor Penerbangan Bergairah Lagi

KEMBALI RAMAI: Penumpang pesawat tiba di Bandara Supadio beberapa waktu lalu. Tren penerbangan kini sudah kembali bergairah dan jumlah penumpang terus meningkat. DOK

Keterisian Kursi Penumpang Capai 70 Persen

PONTIANAK – Sektor penerbangan kembali bergairah setelah dihantam pandemi Covid-19. Maskapai Lion Air Group mencatat tren operasional layanan penerbangan yang terus tumbuh sejalan dengan permintaan angkutan udara. Di Pontianak, keterisian kursi penumpang pesawat sudah mencapai 70 persen.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, tren kenaikan ini seiring dengan laju atau tren pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat dari bulan ke bulan. Menurutnya, hal ini juga tidak lepas dari perekonomian yang sudah mulai membaik seiring dengan kembalinya aktivitas ekonomi.

“Sudah terjadi pergerakan perekonomian menuju arah yang lebih baik, karena berbagai program dan inisiasi pemerintah,” ungkapnya, kemarin. Faktor lainnya, kata dia, harga uji kesehatan yang semakin terjangkau terutama metode uji kesehatan skrining awal dan lebih cepat. Akses mendapatkan uji kesehatan menurutnya, semakin mudah yang tersedia di beberapa titik lokasi. Persyaratan dokumen perjalanan udara bagi penumpang juga semakin mudah.

“Pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan dan dalam upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19,” kata dia.

Distrik Manager Lion Air Group Pontianak Lukman Nurjaman menyebutkan, di Pontianak Maskapai Lion Air saat ini sudah melayani empat penerbangan dengan load factor (keterisian kursi) sebesar 70 persen per penerbangan. “Jumlah penumpang baik dari dan ke Pontianak mulai berangsur ke arah normal, meskipun ada pembatasan. Di tengah kondisi sekarang, angka itu cukup menggembirakan,” ujarnya.

Saat ini maskapai Lion Air melayani empat penerbangan dalam sehari, dengan dominasi rute dari maupun ke Jakarta. Terkait layanan dan penumpang, dia mengatakan masih berjalan lancar. Penumpang juga tidak ada keluhan terutama di suasana wabah Covid-19. “Tes cepat penumpang dari Kalbar masih dari pihak swasta bukan dari maskapai,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Lion Air Group dalam beroperasi tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan, serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19. Lion Air Group senantiasa menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama pandemi Covid-19, antara lain untuk kesehatan awak pesawat dan petugas layanan lainnya.

Maskapai berlogo kepala singa tersebut sudah mengikuti rekomendasi protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan dan wajib menggunakan masker.

“Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya. Tentu saja kita wajib menjalankannya karena itu adalah aturan pemerintah dan dalam rangka menghindari penyebaran virus Corona,” pungkas dia.(ars/sti)

 

loading...