Seleksi PPK se-Ketapang Rampung Digelar

FOTO BERSAMA: Calon peserta PPK Kendawangan diabadikan bersama Sekcam, komisioner KPU dan Bawaslu, serta Panwascam usai tes wawancara. PAGE FACEBOOK E PURWANTO

KETAPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ketapang telah selesai melaksanakan seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Seleksi dilakukan sebanyak dua tahap. Tahap pertama adalah tes tertulis yang dilaksanakan pada 2 Februaru lalu. Sedangkan tahap kedua adalah wawancara yang dilakukan pada 9 – 11 Februari.

Kasubbag Umum Sekretariat KPU Ketapang, M. Muslih Adnan, mengatakan, seleksi tertulis dan wawancara ini dilakukan di masing-masing kecamatan. “Total ada 213 peserta yang mengikuti tes tertulis dari seluruh kecamatan. Sementara yang mendaftar ada 245 orang, tapi yang lulus administrasi hanya 213 ini. Tapi dari 213 ini ada yang tidak ikut tes tertulis, karena mengikuti tes SKD CPNS,” kata Adnan, kemarin (12/2).

Dia menjelaskan, untuk peserta dari Kecamatan Delta Pawan, Muara Pawan, Matan Hilir Utara, dan Kecamatan Benua Kayong, pelaksanaan tes dilakukan di Aula Rumah Pintar Pemilu KPU Ketapang. “Tes tertulis ini sendiri baru bisa dilaksanakan setelah adanya perpanjangan masa pendaftaran di enam kecamatan, karena jumlah pendaftarnya kurang dari 10 orang. Sesuai dengan ketentuan, test tertulis ini dilakukan untuk mencari maksimal sepuluh orang calon PPK yang nantinya masih akan mengikuti serangkaian seleksi wawancara,” jelasnya.

Namun demikian, diungkapkan dia, ada satu kecamatan yang jumlah peserta tes tertulis hanya diikuti satu orang saja, karena dua orang lainnya mengikuti SKD CPNS. Kondisi ini tak dipungkiri dia, sangat kurang dari jumlah PPK yang dibutuhkan sebanyak lima orang. Menyikapi hal ini, KPU Ketapang pun mengirimkan surat kepada lembaga profesi dan perguruan tinggi, untuk meminta nama yang direkomendasikan untuk memenuhi kekurangan tersebut.

Adnan mengungkapkan, tes tertulis ini juga bertujuan untuk melihat kemampuan calon PPK dalam menguasai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya di dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun pengetahuan kepemiluan. “Rekruitmen PPK dalam Pemilu kali ini cukup selektif, selain wajib mengikuti serangkaian tes tertulis dan wawancara, calon PPK juga akan memperoleh tanggapan dari masyarakat yang disampaikan kepada KPU, hal ini untuk menjaga netralitas dan integritas penyelenggara Pemilihan,” ungkapnya.

Usai tes tertulis, seleksi dilakukan pada tahap selanjutnya, dijelaskan dia, yaitu seleksi wawancara yang digelar pada 9 – 11 Februari kemarin. Seleksi wawancara PPK ini dilakukan mereka di aula kantor camat di masing-masing kecamatan yang diikuti. Seleksi wawancara diungkapkan dia, diikuti sebanyak 160 peserta dari 166 yang masuk 10 besar dari hasil seleksi tertulis yang telah dilakukan. “Ada enam peserta tidak datang dan dinyatakan gugur,” paparnya.

Adnan menambahkan, wawancara ini dilakukan untuk menggali potensi dan kemampuan yang ada pada diri calon PPK serta memiliki integritas untuk melaksanakan tahapan pemilihan. Seleksi ini dilakukan mereka, juga untuk memilih lima orang berdasarkan peringkat untuk ditetapkan oleh KPU Ketapang menjadi PPK terpilih dalam Pilkada Ketapang 2020.

“Wawancara ini diharapkan akan menghasilkan penyelenggara pemilihan yang handal dalam menjalankan tugasnya yang cukup krusial seperti, verifikasi calon perseorangan, pemutakhiran data pemiih, penanganan logistik dan distribusinya maupun tugas-tugas lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” paparnya.

“Masukan dan tanggapan masyarakat dalam proses rekruitmen ini bahkan bisa disampaikan satu hari sebelum pengucapan sumpah/janji dan pelantikan PPK pada 29 Februari 2020,” tambah Adnan. (afi)

loading...