Semarak Pekan Kreasi Pemuda 2019

pkp 2019

JUARA : Pembagian hadiah untuk juara 1,2 dan 3 lomba drum band tingkat SD, SMP, dan SMA.

Wadah Pemuda Ekspresikan Karya

PONTIANAK – Pekan Kreasi Pemuda 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak berlangsung meriah. Kegiatan selama tiga hari, 13-15 September di Rumah Radakng itu menjadi wadah pemuda dalam mengekspresikan karya, dan keahlian, mulai dari bidang seni hingga olahraga elektronik.

Syarif Saleh, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak mengapresiasi keterlibatkan pemuda dalam agenda tahunan ini. Dia berharap, kegiatan ini dapat menstimulus semangat pemuda untuk lebih kreatif, dan berinovasi dalam menjawab tantangan zaman.

pkp 2019
TERBAIK : Apresiasi diberikan kepada stan terbaik.

Pemuda harus lebih aktif dan akrab dengan kemajuan teknologi agar mampu berdaya saing dalam era millenial. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah kawula muda, untuk bisa berkarya dengan nyata dan menampilkan apa yang selama ini dimiliki anak-anak muda sehingga anak-anak muda Pontianak mampu menjawab tantangan era millenial 4.0,” ungkapnya.

Acara ini adalah bagian dari fasilitas yang diberikan oleh Pemkot Pontianak agar generasi muda dapat menggali dan memanfaatkan potensinya di berbagai bidang seperti pendidikan, seni, dan olahraga. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pengumuman dan pembagian hadiah untuk turnamen PUBG yang diikuti 126 tim. Selama tiga hari, mereka berkompetisi di ruang maya lewat telepon pintar.

pkp 2019
TURNAMEN : Pemenang dari turnamen PUBG, olahraga elektronik yang digemari pemuda.

Tak kalah serunya juga dihadirkan rangkaian lomba drum band tingkat SD, SMP, dan SMA. Kompetisi ini menyedot perhatian masyarakat yang ingin menonton langsung keterampilan pelajar dalam memainkan alat musiknya. Kekompakan berusaha ditunjukkan dari setiap perwakilan sekolah.

Apresiasi juga diberikan kepada stan terbaik yang secara aktif memperkenalkan karya-karya mereka kepada pengunjung yang melihat. Ada 25 stan yang berpartisipasi dengan ragam karya unik mereka.
Walikota Pontianak, Edi Kamtono pada acara pembukaan, Jumat (13/9) lalu mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 40/2009 tentang Kepemudaan, rentang usia pemuda yaitu 18 hingga 35 tahun. Dengan demikian, apabila dilihat dari proporsi penduduk, jumlah pemuda dinilai sangat potensial. Ia berharap, ke depan akan semakin banyak karya yang ditampilkan dalam kegiatan PKP, baik itu perorangan maupun lewat komunitas.

pkp 2019
ANTUSIAS : masyarakat antusias menyaksikan penampilan drum band tingkat pelajar

“Seharusnya, pemuda di Pontianak, jika dilihat dari rentang umur tersebut, mungkin di atas 50 ribu jiwa. Setidaknya 30 persen saja yang terlibat itu sudah luar biasa. Kalau saat ini mungkin baru lima persen. Artinya masih banyak pemuda-pemudi yang belum ikut serta dalam kegiatan seperti ini,” pungkasnya. (mrd)

Read Previous

Penolakan Revisi UU KPK Meluas

Read Next

Perketat Regulasi untuk Keikutsertaan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular