Semarak, Penetapan Relawan Pajak Kanwil DJP Kalbar

RELAWAN: Relawan pajak setelah penetapan relawan pajak tahun 2020 di aula Kanwil DJP Kalimantan Barat, Senin (24/2). IST

PONTIANAK—Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat menyelenggarakan penetapan Relawan Pajak di aula Kanwil DJP Kalimantan Barat, Senin (24/2).

Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kanwil DJP Kalimantan Barat Vadri Usman menyampaikan jumlah relawan pajak yang ditetapkan tahun 2020 untuk wilayah kota Pontianak sebanyak 128 relawan.
Para relawan ini telah diberikan pelatihan komunikasi, dasar-dasar perpajakan, kode etik relawan pajak, kesadaran pajak, e-Filling dan e-Form, baik oleh Kanwil DJP Kalimantan Barat maupun dari Tax Centre. Terdapat tujuh Tax Centre yang terlibat dalam program relawan pajak yakni dari Universitas Tanjungpura, Politeknik Negeri Pontianak, STIE Widya Dharma, Akademi Perpajakan Panca Bhakti, Universitas Muhammadiyah Pontianak, STIE Pontianak, dan Universitas Panca Bhakti.

Vadri menjelaskan, program relawan pajak tahun 2020 merupakan tahun kedua. Pada tahun 2019, terdapat lima Tax Center yang terlibat dan relawan pajaknya ada 54 orang. Tahun ini minat mahasiswa untuk menjadi relawan pajak semakin meningkat. Terdapat tujuh Tax Center di Pontianak yang berpartisipasi dengan total relawan pajak sejumlah 128 orang.
Ia menambahkan, selain di Pontianak, juga ada Tax Center di Kabupaten Ketapang dan Bengkayang yang tahun ini mengikuti program relawan pajak. Kabupaten Ketapang sejumlah 30 orang dan Kabupaten Bengkayang sejumlah 20 orang.
Relawan pajak hasil rekrutmen di Pontianak akan ditempatkan di KPP Pratama Pontianak Barat, KPP Pratama Pontianak Timur dan KPP Pratama Mempawah. Sedangkan untuk hasil rekrutmen dari Tax Center Politeknik Negeri Ketapang akan ditempatkan di KPP Pratama Ketapang dan dari Tax Center Universitas Shanti Buana akan ditempatkan di KP2KP Bengkayang.

Vadri Usman melanjutkan, para relawan pajak ini nantinya akan membantu wajib pajak orang pribadi yang akan menyampaikan SPT Tahunan 1770 (khusus untuk wajib pajak yang melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018), SPT Tahunan 1770S, dan SPT Tahunan 1770SS melalui e-filing.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat Farid Bachtiar menyampaikan bahwa relawan pajak telah diberi bekal teknik komunikasi sehingga dapat membantu program-program pemerintah untuk menumbuhkan kesadaran pajak pada masyarakat. “Peran Relawan Pajak tidak hanya sekadar membantu wajib pajak menyampaikan SPT Tahunan, tapi juga menjadi bekal pengalaman relawan pajak untuk masa depannya nanti. Relawan pajak menjadi tahu proses administrasi SPT Tahunan yang diterima melalui e-filling,” katanya.

Farid juga menyatakan bahwa e-filling Kanwil DJP Kalimantan Barat menduduki rangking tiga nasional. “Artinya banyak masyarakat yang menyampaikan SPT melalui e-flling. Kalau SPT Tahunan disampaikan melalui kertas, proses yang dibutuhkan agar SPT ini dapat dibaca oleh pemangku pekentingan sampai dengan lima bulan. Kalau e-filling, SPT yang masuk sistem langsung bisa dibaca,” ujarnya.

Pembina Tax Center Akademi Perpajakan Panca Bhakti (APJ) Sani menyampaikan bahwa banyak  mahasiswa yang berminat menjadi relawan pajak. “Mahasiswa semester I dan III sebanyak 180 mahasiswa, yang daftar jadi relawan pajak sebanyak 74 orang dan setelah disaring menjadi 36 orang,” kata Sani.
“Alhamdulillah, banyak peminat karena mereka mengetahui manfaat menjadi relawan pajak dari cerita teman-temannya yang pernah ikut menjadi relawan pajak,” lanjut Sani. (r/*)

loading...